• Home
  • Dumai
  • DPRD Dumai Dialog Dengan Pedagang Pasar Tradisional
Rabu, 27 Desember 2017 17:20:00

DPRD Dumai Dialog Dengan Pedagang Pasar Tradisional

Dialog, Wakil ketua DPRD Dumai Zainal Abidin, Dinas Perdagangan dan Satpol PP bersama para pedagang.
DUMAI, Globalriau.com - Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, H Zainal Abidin.SH, Rabu (27/12/2017) menggelar dialog bersama pedagang pasar tradisional. Adapun tema yang diusung adalah "Penguatan ekonomi masyarakat ditengah eksistensi pasar modern".
 
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, sejumlah pengurus pasar tradisional, seluruh Forkopimda Kota Dumai, Dinas Perdagangan, UMKM, KNPI serta mahasiswa.
 
Dalam dialog yang dipimpin Syafrizal selaku moderator di Ballroom Hotel Grand Zuri kali ini, para pedagang berkesempatan menyampaikan uneg-uneg serta permasalahan yang selama ini dialami para pedagang pasar tradisional di Kota Dumai, terutama pasar Kelakap Tujuh yang belum beroperasi sampai saat ini sejak 2011 lalu.
 
Eks pedagang pasar Dock yang kini menempati pasar Panglimo Gedang yang berdiri diatas tanah milik PT Patra Niaga merupakan pedagang yang rencananya akan dilakukan relokasi keseluruhan secara serentak.
 
Kadis Perdagangan, Zulkarnain dalam pemaparannya menjelaskan tahapan serta upaya yang dilakukan untuk merelokasi pedagang tersebut,"Kita sudah melakukan langkah-langkah persuasif untuk terus berkomunikasi dengan pengelola pasar Panglimo Gedang, Alhamdulillah mereka bersedia pindah dengan catatan mereka turut terlibat dalam pengelolaan pasar Kelakap Tujuh nantinya," jelasnya.
 
Kesempatan yang sama, Wakil ketua DPRD, H Zainal Abidin dalam penyampaiannya meminta kepada instansi terkait untuk menampung semua aspirasi pedagang, serta mentaati aturan yang berlaku saat melakukan relokasi maupun dalam pengelolaan pasar.
 
"Kita sudah lakukan survey dan kunjungan, dilapangan kita temukan berbagai kendala yang dikeluhkan pedagang, dalam forum resmi ini saya minta pemerintah mengakomodir ini," harapnya.
 
Adapun yang menjadi pembicara pada dialog tersebu diantaranya, Dinas Perdagangan, Dinas UMKM, dan Satpol PP.
 
Sempat terjadi tanya jawab antara KNPI dengan Satpol PP terkait "lorong maksiat" yang selama ini dikhawatirkan.
 
Diakhir acara dilakukan sesi tanya jawab dan penyampaian saran serta masukan dari  seluruh pengelola pasar dan organisasi yang hadir.(rls)
Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    HUT Ke-81 RI di Dumai Berlangsung Semarak, Paskibraka dan Ragam Budaya Nusantara Warnai Upacara Kemerdekaan

    Elemen tetesan minyak melambangkan komoditas strategis daerah, khususnya industri pengolahan minyak mentah dan minyak sawit (CPO) yang menjadi bagian penting dalam perekonomian Kot
  • 2 minggu lalu

    Upacara HUT Ke-81 RI di Kota Dumai Tampilkan Harmoni dalam Keberagaman

    Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Dumai menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak terletak pada keseragaman, melainkan pada kemampuan untuk menghargai
  • satu minggu lalu

    Propemperda 2027 Disahkan, Pemko dan DPRD Dumai Sepakati 13 Ranperda Prioritas Pembangunan Daerah

    Agenda rapat meliputi penyampaian penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) mengenai Propemperda Tahun 2027, permintaan persetujuan secara lisan kepada anggota DPR
  • satu minggu lalu

    Paisal Tegaskan Komitmen Pembangunan Prioritas dalam Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD 2027

    Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai II Kantor DPRD Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Selasa (18/8/2026), menjadi forum strategis dalam me
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.