• Home
  • Dumai
  • Duet Zul As-Eko, Pemko Dumai Dinilai Gagal Wujudkan Air Bersih
Rabu, 20 Desember 2017 15:08:00

Duet Zul As-Eko, Pemko Dumai Dinilai Gagal Wujudkan Air Bersih

Walikota Dumai, Zulkifli As, diapit kepala OPD Pemerintah.

DUMAI, Globalriau.com - Kinerja pemerintah Kota Dumai dibawah kepemimpinan Walikota Zulkifli As dan wakil walikota Eko Suharjo dinilai tidak jelas dan gagal total. Sebagaimana mengacu pada Surat Perjanjian Kinerja tahun 2016 yang ditandatangani walikota tanggal 7 Oktober 2016. Dari berbagai item yang dijanjikan tidak satupun dinilai terlaksana dengan baik.

Demikian diuraikan Prapto Sucahyo eks anggota legislatif periode 2009-2014 saat berbincang bersama redaksi globalriau.com Rabu (20/12/2017).

Dijelaskannya misi I pada surat perjanjian kinerja pasangan Zul-eko tahun 2016 yakni tentang peningkatan pelayanan air bersih yang terjangkau serta peningkatan pemerataan pembangunan infrastruktur dasar yang sampai akhir tahun dinilai gagal.

"Penyelesaian air bersih ternyata hanya ANSOR (angin sorga). Dari awal saya sudah sampaikan proyek air bersih itu sudah gagal total ditambah lagi infrastruktur pendukung yang sudah banyak rusak akibat masuknya PGN, bisa dipastikan misi I ini tidak akan selesai sampai habis masa kepemimpinan Zul-Eko," sebutnya.

Dalam revisi perjanjian kinerja pemko Dumai tahun 2016 tertuang janji bahwa pemerintah akan mewujudkan target kinerja tahunan sesuai perjanjian yang dituangkan dan ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Kemudian kegagalan dan keberhasilan pencapaian target kinerja menjadi tanggung jawab pemerintah.

"Kita jangan berbicara persoalan dan perjanjian kerja yang lain, satu permasalahan ini saja tidak ada tahapan-tahapan penyelesaian yang dilakukan, apalagi mewujudkan janji politik yang 20," jelasnya.

Flashback terhadap program unggulan pasangan Zul As-Eko point I dari total 20 point menjanjikan untuk menjamin tuntasnya proyek air minum dan murah dan merata.

Sebelumnya, Wakil walikota Dumai, Eko Suharjo mempersilahkan bagi awak media dan seluruh elemen masyarakat untuk mengkritik kepemimpinanya bersama Walikota Zulkifli As.

"Silahkan kritisi kami, apa yang sudah kami janjikan ingatkan kepada kami, dan terkait kinerja silahkan berikan kami rapor. Februari 2018 nanti genap dua tahun kami menjabat dan kami masih punya 20 program prioritas untuk diselesaikan," ujarnya dihadapan awak media saat membuka Konferkot PWI Kota Dumai 2017, 05 Desember 2017 lalu.(gie)

Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    HUT Ke-81 RI di Dumai Berlangsung Semarak, Paskibraka dan Ragam Budaya Nusantara Warnai Upacara Kemerdekaan

    Elemen tetesan minyak melambangkan komoditas strategis daerah, khususnya industri pengolahan minyak mentah dan minyak sawit (CPO) yang menjadi bagian penting dalam perekonomian Kot
  • 2 minggu lalu

    Upacara HUT Ke-81 RI di Kota Dumai Tampilkan Harmoni dalam Keberagaman

    Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Dumai menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak terletak pada keseragaman, melainkan pada kemampuan untuk menghargai
  • satu minggu lalu

    Propemperda 2027 Disahkan, Pemko dan DPRD Dumai Sepakati 13 Ranperda Prioritas Pembangunan Daerah

    Agenda rapat meliputi penyampaian penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) mengenai Propemperda Tahun 2027, permintaan persetujuan secara lisan kepada anggota DPR
  • satu minggu lalu

    Paisal Tegaskan Komitmen Pembangunan Prioritas dalam Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD 2027

    Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai II Kantor DPRD Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Selasa (18/8/2026), menjadi forum strategis dalam me
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.