Minggu, 11 Februari 2018 15:30:00
KRMD : Mutasi Kepsek se Riau Sarat Kepentingan Politik
DUMAI, Globalriau.com - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman Melantik sekitar 400 orang Kepala Sekolah SMA/SMK, dan SLB di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Sabtu (10/2) kemarin.
Pelantikan tersebut disebut syarat akan kepentingan politik karena Gubernur aktif juga terlibat dalam pencalonan sebagai Cagubri yang akan dilakukan Juni 2018 mendatang.
Menanggapi hal ini, Komite Reformasi Masyarakat Dumai (KRMD) menilai ini adalah perbuatan yang tidak terhormat dan menciderai demokrasi. Pasalnya, ASN dilingkungan Pemrov Riau disebut-sebut berperan kuat membantu sang penguasa.
"Ini perbuatan yang tidak terhormat dan diduga kuat syarat persoalan politik Pilkada di Riau. Pasalnya, pergantian Kepala Sekolah SMA hingga SMK di seluruh Riau diganti secara mendadak." ujarnya.
Pengakuan KRMD yang memperoleh informasi dari berbagai kepala sekolah yang ada di Kota Dumai, bahwa beberapa waktu yang lalu Kepala Sekolah (Kepsek) didatangi tim sukses salah satu kandidat, tujuan mereka menyakan prihal dukungan Kepsek terhadap incamben. Oleh karena jawabannya meragukan maka konsekwensinya secara tidak langsung beberapa hari yang lalu terjadi pergantian yang mendadak.
Melihat kondisi itu, KRMD meminta Gubernur Riau untuk segera memecat Kadis Pendidikan Propinsi Riau, Rudiyanto. Menurutnya jika cara yang dilakukan mencemari demokrasi dan melanggar UU.
"Kita minta Banwaslu Propinsi Riau menyurati kepala Dinas Propinsi Riau agar bertanggung jawab. Dan meminta untuk direkomendasikan agar ASN yang terlibat politik diberhentikan sebagai pegawai negri. Kita juga meminta Gubernur mengawasi serta mengontrol tindak tanduk para pejabatnya. Jangan karena ingin membela bosnya, dia menjatuhkan citra Gubernur." ujar Ketua KRMD, Ahmad Maritulius, kepada awak media, Minggu (11/02/2018).
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dalam sambutannya saat pelantikan mengatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya pelantikan Kepala Sekolah di Provinsi Riau."Hal ini merupakan yang pertama kalinya setelah 16 tahun lamanya Pemprov Riau tidak mengurusi SMA sederajat," ujar Gubri.***
Editor: Megi Alfajrin
Share
Berita Terkait
HUT Ke-81 RI di Dumai Berlangsung Semarak, Paskibraka dan Ragam Budaya Nusantara Warnai Upacara Kemerdekaan
Elemen tetesan minyak melambangkan komoditas strategis daerah, khususnya industri pengolahan minyak mentah dan minyak sawit (CPO) yang menjadi bagian penting dalam perekonomian Kot
Upacara HUT Ke-81 RI di Kota Dumai Tampilkan Harmoni dalam Keberagaman
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Dumai menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak terletak pada keseragaman, melainkan pada kemampuan untuk menghargai
Propemperda 2027 Disahkan, Pemko dan DPRD Dumai Sepakati 13 Ranperda Prioritas Pembangunan Daerah
Agenda rapat meliputi penyampaian penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) mengenai Propemperda Tahun 2027, permintaan persetujuan secara lisan kepada anggota DPR
Paisal Tegaskan Komitmen Pembangunan Prioritas dalam Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD 2027
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai II Kantor DPRD Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Selasa (18/8/2026), menjadi forum strategis dalam me
Komentar






