Minggu, 23 Desember 2018 19:04:00
Kebijakan, Nyawa Warga Dumai dan Ancaman Infrastruktur
Dok Globalriau.com
- Penulis: Megi Alfajrin
- ( Ketua Forum pemred Pesisir )
Infrastruktur seperti jalan, jembatan dan fasilitas umum lainnya merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, serta menjadi tolak ukur untuk peningkatan perekonomian. Namun bagaimana jika infrastruktur tersebut justru menjadi momok yang menakuti masyarakat setiap kali menggunakannya?
Jika saat ini melintasi jalan arteri dan premier di Kota Dumai, masyarakat diwajibkan untuk meningkatkan kewaspadaan serta ketangkasan dalam berkendara. Pasalnya selain melalui kepadatan aktivitas dijalan raya, warga juga harus menghindari lubang yang menganga hampir di semua sisi jalan.
Jalan Jendral Sudirman salah satunya. jalan arteri yang aktif 24 jam kini sudah sangat mengkhawatirkan. kerusakan aspal yang membentang mengancam keselamatan sesiapa saja yang melewatinya.
Tidak hanya pada jalanan arteri. Parahnya lagi jalan premier yang menghubungkan antara kelurahan dan kecamatan juga banyak kerusakan. Kondisi masyarakat kini benar-benar membutuhkan perhatian serius.
Bagaimana tidak. Untuk melintasi jalan saja guna beraktivitas diluar rumah sudah dihadang kerusakan jalan yang sewaktu-waktu dapat merenggut nyawa manusia. Serta berpotensi besar meicu terjadinya kecelakaan.
Berbagai cara masyarakat menyampaikan aspirasi mereka. Mulai meletakkan sesuatu dilubang jalan sebagai tanda hingga menanam pohon ditengah jalan. Namun hal demikian tidak justru dapat menggerakkan pemerintah untuk lantas memperbaiki seketika itu juga.
Sejauh ini belum terlihat tanggap cepat dari pemerintah. Pasalnya, keuangan yang dapat digunakan baru saja disepakati dan baru bisa dimanfaatkan pada tahun 2019 mendatang. Lantas apakah pemerintah tidak dapat berbuat apa-apa saat ini,..?
Jawabannya tentu ada pada mereka yang memiliki kebijakan dan kewenangan. Dikutip dari TribunDumai.com Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PU Kota Dumai Indra mengatakan, dirinya belum bisa memastikan kapan akan melakukan perbaikan di jalan protokol tersebut.
"Kita akui, kondisi jalan Sudirman memang banyak rusak. Tak hanya jalan Sudirman, jalan lain juga beberapa demikian," terangnya pada Minggu (9/12/2018).
Disebutkannya, Jalan Sudirman sudah tak bisa ditambal dengan menggunakan semen, tapi harus diaspal. Untuk melakukan pengaspalan, Pemko Dumai sudah kehabisan anggaran untuk 2018.
Dia menyebut, pihaknya akan mencari solusi terkait jalan keluar terbaik untuk kondisi Jalan Sudirman."Insha Allah akan segera kita bahas dalam waktu dekat. Masyarakat mohon bersabar untuk sementara waktu dan tetap berhati-hati," pungkasnya.
Secara umum kita ketahui Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Dumai bersumber salah satunya dari PAD yang setiap hari dan bulan mengalir ke kas daerah. Namun apakah bisa digunakan seenaknya meski untuk kepentingan masyarakat...?
Jawabannya adalah tidak. Karena, aturan tentang pengelolaan keuangan daerah sudah mengatur terkait penggunaan dana APBD. Lantas apakah dengan demikian hingga pemerintah tidak memiliki solusi lain untuk mengatasi kerusakan jalan tersebut ?
Sementara dilihat dari kebutuhannya, infrastruktur jalan memiliki pengaruh yang bermakna terhadap manfaat secara ekonomi. Dengan Irfrastruktur yang memadai akan berpengaruh besar terhadap ekonomi masyarakat.
Memandang dari komplikasi masalah ancaman infrastruktur tersebut menurut catatan penulis, pemerintah hendaknya lebih bijaksana dalam hal pembangunan. Bijaksana disini adalah membangun infrastruktur yang memadai dan berkualitas. Ibarat kata pepatah "sedia payung sebelum hujan" hal ini hendaknya menjadi perhatian bagi pemerintah dalam membahas dan menyusun alokasi penyerapan untuk APBD.
Permasalah kedua adalah perilaku dari masyarakat. Kita sepakat fasilitas umum berhak digunakan oleh siapa saja namun hak tersebut justru menjadi kewajiban untuk masyarakat berprilaku bijaksana guna merawat serta menjaga secara bersama infrastruktur tersebut.
Pembangunan Infrastruktur di daerah tentunya banyak memberi Manfaat. Pembangunan yang masif dan terencana pasti diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dikemudian hari.
Kedepan, semua pastinya berharap pertumbuhan daerah kian membaik. Semua tidak akan terjadi jika infrastruktur masih tidak mendukung, bahkan tekad pemerintah untuk mendatangkan investasi juga akan mendapat kesulitan.***
Wawako Sugiyarto Hadiri Rakor Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran
HUT ke-27 Kota Dumai, PT Pelabuhan Dumai Berseri Tegaskan Dukungan untuk Kemajuan Daerah






