• Home
  • Dumai
  • Mencegah Over Kapasitas, Pembatasan Muatan RORO Dumai-Rupat Diberlakukan
Minggu, 08 Juli 2018 20:15:00

Mencegah Over Kapasitas, Pembatasan Muatan RORO Dumai-Rupat Diberlakukan

Antrian penumpang yang hendak menyebrang ke Pulau Rupat tampak memenuhi pelabuhan RORO.

DUMAI, Globalriau.com - Ratusan calon penumpang kapal penyeberangan Roro Dumai-Tanjung Kapal Bengkalis Riau mendesak naik keatas KMP Kakap karena antri lama, akibat ditunda berangkat petugas syahbandar setempat, Sabtu.

Dilansir dari Antara, terlihat petugas syahbandar dibantu kepolisian dan TNI AL dan Kodim terpaksa menertibkan penumpang dan kendaraan yang akan berangkat untuk mengantisipasi kelebihan muatan kapal dan hindari insiden kecelakaan di laut.



Seorang penumpang Adi warga Kota Dumai hendak berangkat ke Kecamatan Rupat menemui orangtua mengaku kaget dengan kebijakan pembatasan jumlah penumpang naik ke kapal, dan kondisi ini diakui baru terjadi, karena belum pernah ada penundaan.

"Biasanya tak sampai sejam kami sudah berangkat, tapi kali ini terpaksa antri lama dan petugas membatasi jumlah penumpang naik ke kapal," kata Adi pada pers.

Menurut dia, penumpang Roro tidak pernah menunggu lama untuk berangkat karena muatan orang dan barang di atas kapal jarang dibatasi dan selalu penuh, dan sejauh ini belum pernah ada kecelakaan di perjalanan laut.

Adanya penertiban ini diakui dia cukup baik demi keselamatan penumpang, namun satu sisi akibatnya harus menunggu lama hingga berjam jam.

"Kami berharap penumpang tetap diberangkatkan ke rupat oleh kapal, dan tak mungkin lagi harus bermalam disini," sebutnya.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Dumai Yuzirwan yang memimpin penertiban penumpang kapal Roro ini menegaskan kapal tidak akan dikasih izin berlayar sebelum jumlah penumpang orang dan kendaraan sesuai manifes dan kapasitas muatan.

Alasan petugas menertibkan penumpang naik kapal Roro ini agar muatan sesuai ketentuan dan menghindari kecelakaan laut, karena faktor keselamatan sangat diutamakan.

"Kapal tidak boleh membawa penumpang melebihi kapasitas, dan keadaan selama ini kita akui selalu membludak, kedepan akan ditegaskan lagi muatan harus sesuai ketentuan," kata Yuzirwan.

Diakui dia, situasi keberangkatan penumpang sangat kacau dan jika tidak diatur jumlah orang dan kendaraan naik kapal akan membludak, dan tentunya melanggar perundangan berlaku soal pelayaran.

Agar semua penumpang terangkut, KSOP Dumai akhirnya meminta tambahan satu kapal KMP Swarna Dharma berkapasitas 117 orang, 30 sampai 60 unit sepeda motor, 8 hingga 10 mobil pribadi dan 3 colt diesel, dan dikeluarkan surat persetujuan berlayar setelah memenuhi syarat.

Penumpang antri sejak pagi akhirnya bisa dilayani berangkat ke Rupat hingga pukul 21.00 Wib malam sesuai kapasitas muatan.(abd/egy)

Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    HUT Ke-81 RI di Dumai Berlangsung Semarak, Paskibraka dan Ragam Budaya Nusantara Warnai Upacara Kemerdekaan

    Elemen tetesan minyak melambangkan komoditas strategis daerah, khususnya industri pengolahan minyak mentah dan minyak sawit (CPO) yang menjadi bagian penting dalam perekonomian Kot
  • 2 minggu lalu

    Upacara HUT Ke-81 RI di Kota Dumai Tampilkan Harmoni dalam Keberagaman

    Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Dumai menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak terletak pada keseragaman, melainkan pada kemampuan untuk menghargai
  • satu minggu lalu

    Propemperda 2027 Disahkan, Pemko dan DPRD Dumai Sepakati 13 Ranperda Prioritas Pembangunan Daerah

    Agenda rapat meliputi penyampaian penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) mengenai Propemperda Tahun 2027, permintaan persetujuan secara lisan kepada anggota DPR
  • satu minggu lalu

    Paisal Tegaskan Komitmen Pembangunan Prioritas dalam Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD 2027

    Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai II Kantor DPRD Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Selasa (18/8/2026), menjadi forum strategis dalam me
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.