• Home
  • Dumai
  • Musnahkan Hasil Penindakan, Bea Cukai Dumai Bakar 3,5 Juta Batang Rokok
Jumat, 22 Juli 2022 15:09:00

Musnahkan Hasil Penindakan, Bea Cukai Dumai Bakar 3,5 Juta Batang Rokok

DUMAI - Kantor Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Dumai membakar 175 ribu bungkus atau 3,5 juta batang rokok ilegal berbagai merk tanpa cukai hasil penindakan dan penegahan bersama aparat hukum terkait di perairan Dumai selama Tahun 2021 hingga 2022, Jumat.
 
 
Pembakaran jutaan batang rokok ilegal ini bersamaan dengan kegiatan pemusnahan barang ilegal lain, seperti obatan, pakaian bekas, ban bekas sepeda motor, tali, jok mobil, sepatu, tas dan satu unit sarana pengangkut berupa Kapal KM Rizky Baru serta satu mesin kapal speedboat dimusnahkan dengan cara dipotong dan bakar.
 
Kepala BC Dumai Bambang Sukoco menjelaskan, pemusnahan sejumlah barang milik negara ini sudah melalui proses penetapan berkekuatan hukum tetap sebagai bentuk wujud melindungi masyarakat terhadap barang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.
 
"Penindakan barang ilegal bersama lintas instansi di perairan ini tidak ada tersangka dan kita musnahkan untuk menghindari penyalahgunaan dan menghilangkan nilai guna dari barang tersebut," kata Bambang dalam keterangan pers.
 
Penegahan barang ilegal ini dilakukan petugas karena melanggar ketentuan larangan pembatasan saat importasinya dan ketentuan UU No 39 Tahun 2007 tentang Cukai serta UU No 17 Tahun 2006 tentang kepabeanan.
 
Dikatakan, nilai dari barang ilegal dengan 123 kali penindakan yang dimusnahkan ini berkisar Rp3,5 miliar dan akibat dari kegiatan ilegal tersebut negara mengalami potensi kerugian sekitar 2,4 miliar apabila beredar bebas di kalangan masyarakat.
 
"Ini juga wujud kesungguhan segenap petugas Bea Cukai untuk menciptakan iklim usaha yang adil dan berimbang serta melindungi masyarakat dari barang barang ilegal," sebut Bambang.
 
Peredaran rokok ilegal dan MMEA, lanjut dia, selain mengancam negara dari sisi penerimaan cukai, juga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat. Selain itu, harga rokok ilegal dan MMEA ilegal yang murah akan meningkatkan konsumsi atas barang yang seharusnya diawasi peredaran dan dibatasi konsumsinya.
 
Disamping itu, peredaran barang-barang bekas seperti pakaian bekas pakai, kosmetik, makanan akan membahayakan masyarakat, baik dari segi keselamatan maupun ancaman kesehatan.
 
Rincian barang ilegal dimusnahkan, yaitu, rokok berbagai merek sebanyak 175.601 bungkus atau kurang lebih 3,5 juta batang, berbagai macam kemasan obatan, pakaian bekas 6 koli, Tali 2 ball, sepatu 300 koli, tas 107 pcs, jok mobil 2 pcs, Milo, susu dan rempah16 karton, kemudian ban bekas sepeda motor 850 pcs serta sarana angkut berupa Kapal KM Rizky Baru dan mesin Speedboat dimusnahkan dengan cara dipotong dan dibakar.
 
Pemusnahan ini dilakukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran dan merupakan upaya penegakan hukum untuk melindungi Negara dan kalangan industri dari masuk dan beredarnya barang barang ilegal.**
Share
Berita Terkait
  • 18 jam lalu

    Konsisten Jalankan Program Pemberdayaan Wilayah Pesisir dan Ekosistem Gambut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Penghargaan Platinum di Ajang ISDA 2026

    Salah satu bentuk inovasi sosial yang dihadirkan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai yaitu program budidaya perikanan dengan metode bioflok dan dukungan PLTS Off-grid 4,4 kWp panel
  • kemarin

    Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Dumai Kembali Panen Sayur Pakcoy dan Kangkung

    Rutan Dumai berkomitmen melanjutkan berbagai program pembinaan yang mendukung kemandirian warga binaan. Program ketahanan pangan melalui budidaya hidroponik pun terus dikembangkan
  • kemarin

    PHR Hadirkan Jalan Mulus di Duri, Perkuat Akses Energi dan Mobilitas Masyarakat

    Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari op
  • 2 hari lalu

    Rutan Dumai Tegaskan Komitmen Pengamanan dan Pelayanan Sesuai Ketentuan

    Melalui berbagai upaya tersebut, Rutan Dumai berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan dan pembinaan, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan t
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.