• Home
  • Dumai
  • Pemko Dumai Perkuat Sinergi dengan BUMN dan Dunia Usaha, Penanganan Banjir Jadi Prioritas 2027
Kamis, 01 Oktober 2026 22:24:00

Pemko Dumai Perkuat Sinergi dengan BUMN dan Dunia Usaha, Penanganan Banjir Jadi Prioritas 2027

Wali Kota Dumai, H. Paisal, memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pengendalian Banjir bersama perangkat daerah, BUMN, dan perusahaan yang beroperasi di Kota Dumai, Rabu (30/9/2026). Pertemuan membahas pembenahan drainase, normalisasi embung dan kanal, s
DUMAI – Pemerintah Kota Dumai memperkuat langkah penanganan banjir melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan perusahaan dan badan usaha milik negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah setempat. Sinergi ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pengendalian banjir yang terintegrasi, mulai dari pembenahan drainase, normalisasi saluran air, hingga optimalisasi embung dan pintu air.
 
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Dumai, H. Paisal, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Pengendalian Banjir Kota Dumai di Ruang Rapat Lantai III Kantor Wali Kota Dumai, Rabu (30/9/2026). Pertemuan ini membahas langkah konkret dan pembagian peran antara pemerintah daerah dengan perusahaan untuk mengatasi persoalan genangan air yang masih menjadi tantangan di sejumlah kawasan.
 
Rakor tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hj. Yusmanidar, Kepala Bappeda Kota Dumai Budhi Hasnul, sejumlah kepala perangkat daerah, serta camat terkait. Hadir pula pimpinan dan perwakilan PT Pelindo Regional 1 Cabang Dumai, PT Pertamina Patra Niaga Site Manager Patra Batu Bintang, PT Pertamina Patra Niaga RU II, dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
 
Dalam arahannya, Wali Kota H. Paisal menegaskan bahwa penanganan banjir tidak dapat dilakukan pemerintah daerah secara sendiri. Diperlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, terutama perusahaan yang memiliki kawasan operasional dan infrastruktur yang berkaitan dengan aliran air di Kota Dumai.
 
“Penanganan banjir di Kota Dumai tidak bisa dilakukan oleh Pemko sendiri, melainkan butuh sinergi erat dan langkah nyata dari seluruh jajaran perusahaan yang beroperasi di wilayah kita. Kita ingin infrastruktur air, baik drainase, embung, maupun pintu air, dapat berfungsi optimal dari hilir hingga ke muara,” ujar Paisal.
 
Sebagai bentuk tindak lanjut, Pemko Dumai telah menganggarkan pembangunan dan perbaikan sejumlah saluran drainase strategis di Kecamatan Dumai Timur pada tahun anggaran 2027. Lokasi yang menjadi perhatian meliputi Jalan Putri Tujuh, Jalan Sultan Syarif Kasim, dan Jalan Yos Sudarso. Selain pembangunan dan perbaikan saluran, normalisasi melalui pembersihan sedimentasi pada drainase eksisting juga direncanakan untuk meningkatkan kelancaran aliran air.
 
Dalam pembahasan bersama PT Pelindo Regional 1 Cabang Dumai, diketahui perusahaan tersebut telah membangun tiga unit pintu air dan melakukan pemeliharaan pintu air di kawasan operasionalnya. Pemko Dumai juga mengusulkan pembangunan pintu air hidrolik di dalam kawasan Pelindo. Usulan tersebut saat ini masih menunggu persetujuan pimpinan pusat.
 
Sementara itu, untuk kawasan PT Pertamina Patra Niaga RU II, rakor membahas kebutuhan normalisasi embung di dalam kompleks perusahaan beserta pengaturan limpasan air buangannya. Percepatan normalisasi dan perluasan embung eksisting di kawasan Tunas Muda dan Bunga Tanjung juga menjadi perhatian. Terkait rencana perluasan maupun pembangunan embung baru di kawasan operasional, pihak perusahaan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pimpinan pusat di Jakarta.
 
Pembahasan berikutnya menyasar pembangunan drainase di Jalan Husni Thamrin atau kawasan Dock Yard menuju laut yang melintasi area operasional PT Pertamina Patra Niaga Site Manager Patra Batu Bintang. Pemko Dumai bersama pihak perusahaan akan membahas lebih lanjut aspek teknis dan desain pembangunan saluran tersebut agar pelaksanaannya dapat direncanakan secara tepat dan terintegrasi.
 
Adapun kepada PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), diarahkan pelaksanaan pembersihan dan normalisasi kanal-kanal yang berada dalam kawasan operasional perusahaan di Kelurahan Bumi Ayu. Langkah ini diharapkan membantu memperlancar aliran air sekaligus mendukung penanganan genangan di kawasan sekitar.
 
Melalui rakor lintas sektor ini, Pemko Dumai menekankan pentingnya tindak lanjut atas setiap kesepakatan, termasuk koordinasi teknis, pembagian tanggung jawab, dan percepatan pelaksanaan pekerjaan sesuai kewenangan masing-masing pihak. Penanganan banjir membutuhkan keterpaduan sistem drainase dan pengendalian air agar upaya yang dilakukan di satu kawasan tidak menimbulkan persoalan di kawasan lainnya.
 
Wali Kota H. Paisal berharap seluruh pihak dapat menjalankan komitmen yang telah dibahas secara konsisten. Dengan dukungan pemerintah, BUMN, dan dunia usaha, upaya pengendalian banjir diharapkan semakin efektif dalam mengurangi risiko genangan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Dumai.
 
Pemko Dumai optimistis bahwa kolaborasi yang terencana, didukung pembangunan infrastruktur dan pemeliharaan saluran secara berkelanjutan, akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan kota terhadap persoalan banjir sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat.(Infotorial)
Share
Komentar
Copyright © 2026 . All Rights Reserved.