Rabu, 03 Oktober 2018 08:55:00
Pertamina RU II Dumai Ajak Puluhan Wartawan Wisata Sejarah dan Budaya
DUMAI, Globalriau.com - Lebih dari 20 orang awak media yang ada di Kota Dumai berkesempatan untuk menelusuri situs bersejarah serta budaya di Kota Yogyakarta dan Solo selama tiga hari yang digelar oleh managemen PT Pertamina RU II Kota Dumai.
Tidak sekedar jalan-jalan semata, pihak Pertamina hendak memperkenalkan budaya dan sejarah di kota terbesar kempat wilayah Pulau Jawa bagian selatan itu. Kegiatan ini merupakan apresiasi kepada para jurnalis yang sudah turut serta mengikuti Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2018.
Senior Office Communication and Relation RU II Dumai, Agustiawan, menjelaskan wujud apresiasi PT Pertamina RU II Dumai kepada insan pers di Dumai maka pihaknya memfasilitasi awak media untuk bisa mengenal situs sejarah dan budaya di Kota Yogyakarta dan Solo.
"Sebagaimana harapan teman-teman media, kegiatan ini kita harapkan dapat kembali terlaksana pada tahun-tahun mendatang. Ini wujud apresiasi PT Pertamina kepada para wartawan yang telah mengikuti AJP RU II Dumai 2018." jelasnya.
Wisata Yogyakarta dan Solo
Baru saja mendarat di pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta, puluhan jurnalis bersama managemen PT Pertamina RU II Dumai langsung dibawa mencicipi makanan khas kota Yogyakarta yakni Gudeg.
Hal pelik terjadi ketika para jurnalis yang notabene biasa mencicipi makanan pedas tiba-tiba disajikan makanan yang serba manis. Berbagai ekspresi lucu pun tampak dari para jurnalis dari Dumai.
"Kita biasa makan-makanan yang pedas. disini dapat makanan manis rasanya aneh. Namun cukup terkesan juga. Bagaimanapun ini makanan khas Yogyakarta yang sayang jika tidak dicicipi," ujar Kaharudin, salah satu insan pers asal Dumai.
Usai mencicipi makanan serba manis, para jurnalis diajak berwisata Gunung Merapi dan melihat sisa-sisa letusan pada 2010 lalu dimana turut menewaskan salah seorang juru kunci yang cukup tersohor di Indonesia yakni Mbah Marijan.
Dengan menggunakan mobil Jeep. Disana, tour guide mengajak awak media dan managemen Pertamina RU II menyisir kawasan gunung dengan jalan yang penuh bebatuan serta sisa-sisa pasir dari letusan gunung.
"Disini kita melihat sisa-sisa peristiwa letusan gunung merapi pada 2010 lalu dimana banyak rumah warga yang rusak beserta perabotan yang melebur akibat keganasan lava dingin letusan. Wajar saja saat peristiwa naas itu terjadi banyak menelan korban jiwa termasuk mbah Marijan," ujar Bambang, Sekretaris PWI Kota Dumai.
Dua hari di Yogyakarta, puluhan jurnalis bersama managemen PT Pertamina RU II diperkenalkan berbagai objek wisata diantaranya, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Candi Prambanan.
Tidak hanya di Yogyakarta, selama satu hari penuh para jurnalis asal Riau ini juga dibawa ke Kota Solo untuk melihat berbagai objek wisata yang terdiri dari Air Terjun Grojogan Sewu dimana terkenal dengan 1000 anak tangga harus ditempuh untuk bisa sampai ke lokasi. Serta berbagai tempat terkenal lainnya seperti Pasar Klewer.
Perjalanan 4 hari 3 malam yang cukup berkesan terebut selain dapat mempererat tali silaturahmi antar awak media dengan pihak PT Pertamina RU II, juga menjadi perjalanan yang bersejarah. Pasalnya suasana kekeluargaan selama perjalanan dan mengunjungi objek wisata sejarah merupakan kesempatan yang tidak mungkin untuk dilewatkan.
Mewakili awak media, Ketua PWI Kota Dumai, Kambali, yang ikut dalam rombongan mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak PT Pertamina RU II Dumai yang telah menggelar AJP RU II 2018 guna mengapresiasi karya terbaik para jurnalistik dan memberikan kesempatan untuk mengenal budaya dan sejarah di Indonesia.
"Kita sangat berterima kasih dan mengapresiasi semua yang sudah diberikan dan dilakukan PT Pertamina kepada para jurnalis. Kita harapkan kegiatan semacam ini dapat ditingkatkan lagi di tahun-tahun berikutnya." harap Kambali.(egy)
Wawako Sugiyarto Hadiri Rakor Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran
HUT ke-27 Kota Dumai, PT Pelabuhan Dumai Berseri Tegaskan Dukungan untuk Kemajuan Daerah






