Selasa, 20 Oktober 2026 14:58:00
Rutan Dumai Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
DUMAI – Menjalani masa pidana bukan berarti kehilangan kesempatan untuk memperbaiki diri. Di balik jeruji Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai, pembinaan kerohanian menjadi salah satu jalan bagi warga binaan untuk menata hati, memperkuat keimanan, dan menumbuhkan harapan akan kehidupan yang lebih baik.
Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, warga binaan diajak untuk melakukan introspeksi diri sekaligus memperdalam pemahaman agama sebagai bekal menjalani kehidupan, baik selama berada di dalam rutan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pembinaan ini dilaksanakan melalui kolaborasi Rutan Dumai dengan Kementerian Agama (Kemenag). Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembinaan spiritual yang terarah dan berkelanjutan bagi warga binaan.
Dalam suasana khidmat, para warga binaan mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian. Materi keagamaan yang diberikan tidak hanya menjadi sarana menambah pengetahuan, tetapi juga mengajak mereka memahami nilai kesabaran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan pentingnya memperbaiki perilaku.
Bagi warga binaan, pembinaan kerohanian menjadi ruang untuk kembali merenungkan perjalanan hidup dan menumbuhkan tekad untuk berubah. Masa menjalani pidana diharapkan tidak sekadar menjadi waktu untuk mempertanggungjawabkan kesalahan, tetapi juga kesempatan membangun karakter dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.
Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, melalui program pembinaan tersebut terus mendorong penguatan aspek mental dan spiritual warga binaan. Kolaborasi dengan Kemenag menjadi bentuk sinergi dalam mendukung proses pemasyarakatan yang tidak hanya menitikberatkan pada pembinaan perilaku, tetapi juga pembentukan kepribadian.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, Rutan Dumai berharap warga binaan memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat saat kembali ke masyarakat. Sebab, di balik jeruji, selalu ada kesempatan untuk berbenah, memperbaiki diri, dan menata kembali harapan untuk masa depan.**
Share
Komentar






