• Home
  • Kampar
  • Ratusan Warga di Kampar Keracunan Makanan
Selasa, 03 Juli 2018 14:48:00

Ratusan Warga di Kampar Keracunan Makanan

PEKANBARU, Globalriau.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Tambang menyelidiki kasus keracunan massal di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui jika terdapat tindak pidana dalam peristiwa tersebut. "Penyelidikan sedang kita lakukan. Sejauh ini kita sudah meminta keterangan pemilik rumah atas nama H Syamsuar. Untuk saksi belum ada yang kami periksa," ungkap Kapolsek Tambang AKP Handono Sujarwanto dilansir dari Kompas.com, Senin (2/7/2018).



Untuk saat ini, pihaknya mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan yang dikirim Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar ke laboratorium Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Riau di Pekanbaru.

"Hasil pemeriksaan BBPOM akan keluar sekitar seminggu. Sampel makanan dikirim berupa kuah sate, soto, air minum dalam kemasan, cabe merah dan estebak," kata Handono.

Dia mengatakan, untuk jumlah korban yang mengalami keracunan sebanyak 122 orang. Para korban mengalami mual, muntah-muntah dan mencret. Namun seluruhnya sudah mendapatkan pertolongan medis.

"Sejauh ini tidak ada korban jiwa. Semoga tidak ada korban jiwa," ucap Handono.

Dia mengaku belum memastikan apakah ada indikasi lain penyebab ratusan warga keracunan. Sementara keracunan diduga berasal dari makanan yang disantap warga disebuah acara pesta pernikahan di desa Koto Perambahan.

"Acara pestanya Sabtu (30/6/2018). Tapi warga mulai mengalami keracunan, Minggu (1/7/2018). Sejauh ini belum dapat kami pastikan makanan apa yang mengandung racun maupun bakteri. Karena banyak makanan yang disantap warga pada acara tersebut," jelas Handono.

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga Desa Koto Perambahan Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau mengalami keracunan. Para korban dilarikan ke Puskemas Kampar Timur, pada Minggu (1/7/2018) malam, untuk mendapatkan pertolongan pertama. Korban keracunan terdiri dari orang dewasa dan anak-anak.

Sumber: Kompas.com

Share
Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UNRI Sosialisasi GEMARI

    Ketua KKN, M. Fauzan menambahan sosialisasi ini dilaksanakan untuk mencegah stunting dan kekurangan gizi anak dengan manfaat potensi hasil sungai kampar yang mengelilingi desa ters
  • 9 bulan lalu

    Kapolda Riau Langsung Minta Propam Dalami Soal Spanduk Kapolres Kampar

    Untuk proses selanjutnya, Sunarto mengatakan kewenangan sepenuhnya diserahkan kepada Propam Polda Riau.
  • 2 tahun lalu

    Guna Merawat Produk, Tim Pengabdian UNRI Laksanakan Sosialisasi Fiksasi Eco Print

    Penyampaian materi ini melalui platform daring yaitu Google meet. Tujuan dilaksanakan fiksasieco printing ini adalah untuk merawat produk eco print yang sudah dibuat sebelumnya aga
  • 3 tahun lalu

    Postingan Penusukan Wiranto, PNS di Kampar Berurusan dengan Polisi

    Atas posting-an tersebut, inisial JM lantas mengomentari. Dalam komentarnya yang tersebar dalam bentuk tangkapan layar itu terlihat ada kalimat 'Ditikam mang Ndak pantas do Di
  • Komentar
    Copyright © 2022 . All Rights Reserved.