Rabu, 26 September 2018 13:35:00

Blockchain Project Uranus Berhasil Mengadakan Pertemuan di Singapura

SINGAPURA - Media OutReach - 26 September 2018 - Uranus Meetup Singapore berhasil diadakan pada tanggal 20 September 2018 di Republic Plaza Singapura.

Selama pertemuan itu, James Jiang, pendiri Uranus menyampaikan pidato dengan tema uber atau airbnb di tengah pasar komputasi yang ada di mana-mana, dalam peluncuran konferensi secara resmi.

Beliau membuat pernyataan bahwa, Uranus bisa memberdayakan kekuatan komputasi yang berlebihan dari dunia dengan menyediakan layanan komputasi bersama yang ada di mana-mana melebihi cloud publik yang terpusat (yaitu Amazon, Microsoft, Ali) dengan teknologi blockchain. Membuat rekonstruksi ulang lanskap dari pasar layanan daya komputasi global dan memanfaatkan wadah untuk menyatukan berbagai aplikasi dalam sebuah platform komputasi terdistribusi, membangun sebuah ekosistem baru berbasiskan blockchain publik.

Kemudian Kevin Wang, Kepala Pemasaran Uranus menyampaikan pidato tentang pengembangan ekosistem Uranus. Beliau memperkenalkan berbagai kategori dari peserta ekosistem, hadiah pengembang, bagaimana cara untuk mendapatkan kontributor sumber daya komputasi dan pengembang aplikasi. Setelah itu, Kevin memperkenalkan diagram model operasi dan bagaimana cara untuk menjadi Pemegang Token Uranus dalam kasus tersebut.

Telah diketahui bahwa Uranus merupakan sebuah platform bersama yang ada di mana-mana yang bertujuan untuk menjadi sumber daya komputasi bagi airbnb dan uber, memungkinkan layanan daya komputasi melebihi cloud publik yang konvensional. Dengan cara saling menghubungkan kontributor sumber daya komputasi dan pengguna yang tak terhitung jumlahnya, proyek Uranus memberdayakan sumber daya yang berlebihan di dunia.

Menciptakan blockchain publik yang dapat diperluas dan teknologi wadah terdistribusi yang inovatif yang menyediakan layanan komputasi yang efisien, efektif dari segi harga dan tidak terpusat bagi semua pengguna.

Sistem Uranus adalah platform komputasi yang tidak terpusat, berbagi daya berbasiskan teknologi blockchain dan layanan mikro/asli dari cloud. Sistem ini menciptakan sistem pengiriman sumber daya komputasi cerdas yang baru serta sistem pertukaran nilai. Teknologi inti dari sistem Uranus terletak pada perluasan blockchain publik dan teknologi wadah terdistribusi.

Proyek Uranus akan menjadi suatu komunitas dan ekosistem yang berbagi manfaat yang dibentuk oleh ratusan ribu kontributor/pengguna daya komputasi, pengembang/pengguna aplikasi, dll. Karena arsitektur daya komputasi terdistribusi dari platform Uranus, maka platform ini bisa digunakan untuk tugas komputasi terdistribusi untuk tujuan umum, berskala besar, dan analisis data cuaca, serta banyak aplikasi yang berbasiskan komputasi tepi, seperti pemungutan suara, pencarian, pengelolaan IoT-simpul, permainan dan promosi periklanan. Berfungsi sebagai BaaS (Blockchain as a Service), platform ini juga menyediakan penerapan satu klik dan supermarket aplikasi untuk simpul lainnya dalam rantai ini, lantas membentuk sebuah ekosistem tempat para peserta yang disebutkan di atas berbagi sumber daya, dari sana mereka bisa memilih apa yang hanya mereka butuhkan dan masih mewujudkan pengembangan umum.

Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    JSCCIB Joins Forces with Public Sector and World Bank to Launch "The Bangkok Business Summit 2026: Reinvent Thailand, Resilient ASEAN"

    This event serves as a milestone paving the way toward the IMF-World Bank Group Annual Meetings 2026, which Thailand will proudly host in Bangkok in October 2026, as well as Thaila
  • 3 minggu lalu

    Memperluas Cakrawala: Mahasiswa Asal Uzbekistan, Dulatkhan, Meniti Masa Depan di CUHK

    Dulatkhan aktif menjalani kehidupan kampus dengan mengikuti kompetisi bola voli antarkolese dan judo, sekaligus menikmati keindahan alam Hong Kong melalui kegiatan mendaki. Semanga
  • 3 minggu lalu

    Aon Menunjuk Stephen sebagai CEO untuk Indonesia

    Stephen memiliki pengalaman internasional selama lebih dari dua dekade di bidang asuransi, underwriting, dan penetapan tarif, yang diperoleh melalui berbagai peran yang dijalaninya
  • 3 minggu lalu

    Sentosa GrillFest 2026 Returns with Its Largest Line-Up Yet: 42 Food Vendors, First-Ever Omakase-Inspired Beachfront Dining and Returning Crowd Favourites

    SDC wholly owns its subsidiaries Sentosa Cove Resort Management Pte Ltd and Sentosa Golf Club. SDC also owns the Singapore Cable Car Sky Network, managed by Mount Faber Leisure Gro
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.