- Home
- Media Outreach
- Komisi Anti-Korupsi Nasional Thailand bekerja sama dengan lembaga-lembaga internasional untuk fokus pada pencegahan dan pemberantasan korupsi transnasional

Senin, 25 Maret 2024 16:29:00
Komisi Anti-Korupsi Nasional Thailand bekerja sama dengan lembaga-lembaga internasional untuk fokus pada pencegahan dan pemberantasan korupsi transnasional
Catatan Pitch:
|
|
BANGKOK, THAILAND - Media OutReach Newswire - 25 Maret 2024 - Seiring dengan berkembangnya digitalisasi pesat yang membuka jalan bagi korupsi transnasional, Komisi Anti-Korupsi Nasional (NACC), Thailand semakin memperketat kolaborasinya dengan organisasi internasional dalam mengatasi taktik baru dan perdagangan gelap yang rumit. kegiatan sesuai dengan standar global.
Sekretaris Jenderal NACC, Bapak Niwatchai Kasemmongkol baru-baru ini bertemu dengan perwakilan dari Kantor Penghubung Polisi Nordik, yang dipimpin oleh Bapak Carsten Andersen, Asisten Atase/Petugas Penghubung, Departemen Urusan Kepolisian Nordik di Kedutaan Besar Denmark, Thailand dan Ibu Jane Ohlsson, Asisten Duta Besar/Petugas Koordinator Urusan Kepolisian di Negara-negara Nordik di Kedutaan Besar Swedia, Thailand, bersama para eksekutif NACC dan perwakilan dari Biro Urusan dan Kasus Korupsi Internasional, dan Biro Investigasi dan Urusan Khusus untuk meningkatkan kerja sama antar penegak NACC lembaga-lembaga dalam memberantas korupsi transnasional. “Permasalahan korupsi saat ini tidak hanya terjadi pada satu negara saja. Namun telah berkembang menjadi kejahatan transnasional, yang berdampak pada seluruh negara di dunia. Oleh karena itu, kerjasama satu sama lain dalam berbagai bentuk, baik bilateral maupun multilateral dianggap sebagai mekanisme penting untuk mencapai tujuan yang efektif. mencegah segala jenis korupsi transnasional,” kata Sekretaris Jenderal NACC. Lebih lanjut ia menjelaskan, NACC bekerja sama dengan lembaga penegakan hukum dari negara-negara Nordik baik secara bilateral maupun multilateral. Memiliki nota kesepahaman antara satu sama lain untuk bertukar informasi hukum, mengkoordinasikan kasus, serta kerja sama akademis khususnya, berbagi pengetahuan dan praktik antikorupsi yang bermanfaat untuk menaikkan level Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia. Thailand. Kolaborasi yang erat ini akan membantu mendorong pencegahan dan pemberantasan korupsi di Thailand secara lebih efektif. Lebih lanjut, dalam kerja sama tersebut, kedua belah pihak berdiskusi dan bertukar informasi mengenai kerja sama internasional di bidang pidana terkait kasus korupsi antara Thailand dan negara-negara Nordik. Denmark telah menyatakan minatnya yang besar terhadap penuntutan korupsi yang dilakukan NACC dan bersedia bekerja sama dalam menyelesaikan kasus-kasus korupsi transnasional, sekaligus bertukar informasi yang bermanfaat bagi pemberantasan korupsi. Bapak Niwatchai menyimpulkan bahwa NACC sangat mementingkan penguatan dan perluasan jaringan kerja sama dengan lembaga penegak hukum di berbagai negara untuk terus menerus menangani korupsi transnasional. Saat ini, NACC di Thailand telah membuat nota kesepahaman dengan 25 lembaga penegak hukum dan organisasi internasional, termasuk sembilan negara ASEAN, Kementerian Pengawasan Tiongkok, Otoritas Independen Melawan Korupsi Mongolia, Komisi Anti Korupsi Bhutan, dan Komisi Anti Korupsi Bhutan. Komisi Independen Anti Korupsi Australia, Otoritas Pengawasan dan Pemberantasan Korupsi Arab Saudi, Presidium Kepolisian Republik Ceko, Kementerian Dalam Negeri Federal Austria, Komite Investigasi Federasi Rusia, Departemen Internasional Badan Kejahatan Nasional Australia Inggris, dan Kantor Pengawas Keuangan Umum Brasil, serta Bank Dunia, Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC), Akademi Anti-Korupsi Internasional (IACA), Institut Tata Kelola Basel, Program Pembangunan PBB (UNDP) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi PBB (IOM). ----------------------------------------- *Terjemahan wawancara eksklusif ini didanai oleh Dana Anti-Korupsi Nasional (NACF). Komisi Nasional Anti Korupsi (NACC), Thailand Komisi Nasional Pemberantasan Korupsi (NACC) merupakan organisasi independen yang konstitusional dan diawasi oleh sembilan komisioner yang dipilih dari berbagai profesi. Badan ini berwenang untuk melakukan pekerjaan dalam pencegahan dan pemberantasan penyimpangan, khususnya di lembaga-lembaga pemerintah, dalam penyelidikan aset, serta dalam pemantauan etika dan kebajikan para pemegang jabatan politik. Pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengajukan tuntutan ke pengadilan serta mendukung dan membangun kesadaran akan hukuman bagi pelaku korupsi. NACC diawasi oleh Dewan NACC dan memiliki Kantor NACC sebagai badan administratifnya. Sejak tahun 1997, Pengadilan Thailand telah memutuskan dan menghukum politisi, mantan menteri, pejabat tinggi pemerintah serta eksekutif sektor swasta dalam ribuan kasus yang diajukan oleh NACC. Penerbit bertanggung jawab penuh atas isi pengumuman ini. Hashtag: #IntegrityWay #AntiCorruption #ZeroCorruption #NACC #NACF |
Share
Berita Terkait
Jalan Sungai Rawa Terus Makan Korban, Tokoh Masyarakat Desak PT Ekasapta Paramita Energi Bertanggung Jawab
Pernyataan tersebut menjadi harapan baru bagi warga. Namun, pengalaman selama ini mengajarkan bahwa janji tanpa tindakan hanya akan menjadi daftar panjang komitmen yang terlupakan.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Berhasil Kumpulkan 600 Kantong Darah dari 2 Area Operasi
Secara keseluruhan, kegiatan Donor Darah dan Pemeriksaan VCT berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai rencana. Sebelum dilakukan donor, seluruh peserta yang telah mendaftar juga di
Apical Perkuat Komitmen Bangun Masyarakat Berkelanjutan Lewat Program Ekonomi, Pendidikan, dan Lingkungan
Komitmen di bidang pendidikan turut diwujudkan melalui penyaluran ratusan buku bacaan kepada SD Negeri 05 Kelurahan Lubuk Gaung pada April 2026. Bantuan tersebut diharapkan mampu m
Rutan Dumai Tanamkan Disiplin Sejak Hari Pertama, Warga Binaan Baru Diajak Jaga Kebersihan dan Ikuti Pembinaan
Usai menerima pengarahan, seluruh warga binaan baru bersama petugas melaksanakan gotong royong membersihkan blok hunian dan lingkungan sekitar Rutan Dumai. Kegiatan ini menjadi wuj
Komentar






