• Home
  • Nasional
  • Pemkab Berau, YKAN, Pact, dan Chevron Meluncurkan Program Restorasi Mangrove dan Akuakultur Berkelanjutan
Minggu, 10 September 2023 14:08:00

Pemkab Berau, YKAN, Pact, dan Chevron Meluncurkan Program Restorasi Mangrove dan Akuakultur Berkelanjutan

Sesi Talkshow 'Pembangunan Kampung Pegat Batumbuk, Tabalar Muara, dan Suaran, di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
KALTIM - Pemerintah Kabupaten Berau meluncurkan Program Mangrove Sahabat Tambak Lestari (MESTI) yang digagas oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dengan dukungan Chevron, pada Jumat (6/9), di Berau, Kalimantan Timur. Program MESTI berlangsung selama tiga tahun di Kampung Pegat Batumbuk, Tabalar Muara, dan Suaran, di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
 
“Budi daya udang adalah sumber penghidupan utama bagi masyarakat di ketiga kampung tersebut, yang juga merupakan wilayah dengan hutan mangrove terluas di Kalimantan Timur. Berkembangnya budi daya tambak udang di wilayah ini perlu diikuti dengan adanya praktik yang berkelanjutan,” ujar Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. 
 
Hutan mangrove berfungsi sebagai habitat bagi keanekaragaman hayati yang unik. Budi daya udang di Berau umumnya memanfaatkan lahan mangrove untuk dijadikan tambak. Hanya, praktik ini dapat menurunkan kualitas air, sehingga menurunkan hasil panen, yang menyebabkan petani udang membuka lahan lebih luas lagi. Program MESTI hadir untuk mengubah praktik ini.
 
YKAN mengembangkan metode akuakultur berkelanjutan, yakni Shrimp-Carbon Aquaculture (SECURE). Pendekatan ini bertujuan meningkatkan ketahanan pesisir dengan merestorasi ekosistem mangrove hingga 80% dari total area tambak dan mengoptimalkan area yang tersisa untuk praktik budi daya tambak udang berkelanjutan, serta mampu memberikan produktivitas yang optimal. “Ini solusi yang saling menguntungkan,” ujar Direktur Eksekutif YKAN, Herlina Hartanto. “Petani tambak dapat menggunakan lahan yang lebih kecil untuk mendapatkan hasil yang minimal sama dengan jika menggunakan lahan yang luas dan mangrove di sisa lahan tambak dapat tumbuh kembali secara alami,” ujarnya. 
 
Pact membantu meningkatkan kapasitas petani tambak udang, termasuk meningkatkan produktivitas dan keuntungan yang bisa diperoleh, melalui pelatihan, pengembangan keterampilan berusaha, dan akses ke pendanaan. “Untuk mendorong penerapan budi daya udang berkelanjutan dengan model SECURE di Kabupaten Berau, Program MESTI memberikan insentif bagi para petani tambak yang mau bertransisi. Kami akan mendukung petani tambak meningkatkan bisnis mereka secara berkelanjutan dan membuka akses ke pasar. Dengan cara ini, SECURE tidak hanya akan memberi manfaat secara ekologi, tetapi juga manfaat sosial dan ekonomi,” tambah Pact Country Director untuk Indonesia, Ayi Farida.
 
Herlina menambahkan peningkatan penghidupan petani tambak sangatlah penting. “Akan lebih efektif apabila kita membantu para petani mengembangkan akuakultur berkelanjutan dan, pada saat yang bersamaan, mereka juga terlibat dan belajar secara aktif dalam mengelola, menjaga, dan merestorasi  mangrove di dalam kampung mereka,” terangnya.
 
“Pemerintah Kabupaten Berau mendukung Program MESTI dalam melindungi mangrove dan meningkatkan penghidupan masyarakat pesisir. Merupakan tanggung jawab kita bersama untuk melestarikan dan melindungi mangrove,” tegas Sri Juniarsih Mas.
 
Chevron Indonesia Country Manager, Wahyu Budiarto, menyetujui hal tersebut. “Chevron menyadari pentingnya melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati di Indonesia. Sejak 2018, Chevron dan mitra swasta lainnya mendukung program Mangrove Ecosystem Restoration Alliance (MERA) yang berjalan selama lima tahun di Suaka Margasatwa Muara Angke di Jakarta, yang diinisiasi oleh YKAN. Kami bangga bekerja sama dengan YKAN, Pact, dan Pemerintah Kabupaten Berau untuk membantu melestarikan mangrove dan menyejahterakan masyarakat Berau,” pungkasnya.**
Share
Komentar
Copyright © 2024 . All Rights Reserved.