• Home
  • Pekanbaru
  • Perusahaan di Riau Wajib Lakukan Rapid Test untuk Karyawan
Sabtu, 13 Juni 2020 07:02:00

Perusahaan di Riau Wajib Lakukan Rapid Test untuk Karyawan

Gubernur Riau Syamsuar.

PEKANBARU, globalriau.com - Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan upaya percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Riau. Karena itu, Gubernur Riau Syamsuar meminta perusahaan untuk melakukan pemeriksaan rapid test karyawan secara mandiri.



"Saya juga sudah menandatangani surat kepada perusahaan agar melakukan rapid tes secara mandiri, sebgai upaya percepatan penanganan Covid-19 di Riau," kata Syamsuar, kepada merdeka.com Kamis (11/6).

Menurut Syamsuar, semua pimpinan perusahaan yang beroperasi di Riau memiliki kewajiban untuk melakukan rapid test karyawannya. Selain itu, Pemprov Riau juga akan melakukan pemeriksaan secara masif terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan dilakukan swab.

Kemudian, pemerintah juga sedang mempersiapkan program lainnya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Kita juga siapkan program lain, mudah-mudahan disepakati oleh semua gugus tugas. Kemungkinan kita akan melakukan pengecekan secara ketat terhadap oramg yang datang ke Riau. Terutama yang tidak memiliki surat keterangan sehat sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah," jelasnya.

Di samping itu, Syamsuar mengatakan setiap hari perkembangan kesembuhan pasien positif Covid-19 di Riau cukup tinggi. Hal ini menurutnya juga berkat kerja sama semua pihak baik tim medis maupun non medis.

"Hal tersebut terjadi tentunya berdasarkan kerjasama semua pihak, terutama tim medis yang sudah merawat para pasien positif Covid-19," kata Syamsuar.

Untuk itu, Syamsuar juga berharap agar kesembuhan pasien positif Covid-19 di Riau bisa mencapai 100 persen sehingga tidak ada lagi pasien positif Covid-19 di Riau yang dirawat.

"Usaha kita bagaimana pasien positif Covid-19 di Riau bisa nol atau tidak ada lagi," harapnya.

Syamsuar menyebutkan, dengan 48 rumah sakit rujukan untuk pasien positif Covid-19 di Riau, maka ketika ada pasien positif Covid-19 bisa langsung ditangani dengan cepat dan baik.

Selain itu, meskipun jumlah pasien menurun, kapasitas ruang perawatan pasien positif Covid-19 tidak dikurangi.

"Hal tersebut dimaksudkan, jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu lonjakan pasien yang luar biasa yang tidak kita harapkan, rumah sakit kita tetap siap," tandasnya.


Sumber: Merdeka.com

Share
Berita Terkait
  • 3 jam lalu

    Konsisten Jalankan Program Pemberdayaan Wilayah Pesisir dan Ekosistem Gambut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Sabet Penghargaan Platinum di Ajang ISDA 2026

    Salah satu bentuk inovasi sosial yang dihadirkan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai yaitu program budidaya perikanan dengan metode bioflok dan dukungan PLTS Off-grid 4,4 kWp panel
  • 9 jam lalu

    Perkuat Ketahanan Pangan, Rutan Dumai Kembali Panen Sayur Pakcoy dan Kangkung

    Rutan Dumai berkomitmen melanjutkan berbagai program pembinaan yang mendukung kemandirian warga binaan. Program ketahanan pangan melalui budidaya hidroponik pun terus dikembangkan
  • 13 jam lalu

    PHR Hadirkan Jalan Mulus di Duri, Perkuat Akses Energi dan Mobilitas Masyarakat

    Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari op
  • kemarin

    Rutan Dumai Tegaskan Komitmen Pengamanan dan Pelayanan Sesuai Ketentuan

    Melalui berbagai upaya tersebut, Rutan Dumai berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan dan pembinaan, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan t
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.