• Home
  • Pekanbaru
  • Tak Kunjung Cair Sejak 2024, Sejumlah Rekanan Beberkan Dugaan Permainan Pejabat Pemprov Riau
Kamis, 01 Januari 2026 17:32:00

Tak Kunjung Cair Sejak 2024, Sejumlah Rekanan Beberkan Dugaan Permainan Pejabat Pemprov Riau

Istimewa.
Ilustrasi.

PEKANBARU - Proses pencairan pembayaran bagi rekanan yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau benar-benar membuat jengkel! Banyak rekanan yang sudah mengajukan klaim sejak tahun 2024, hingga kini masih terpaksa menunggu dengan tangan terbentang, sementara kabar yang beredar justru menyebutkan bahwa beberapa pengajuan baru malah sudah berhasil dicairkan lebih dulu. Ini bukan main-main, jelas ada yang tidak beres di sini.

 
Lamanya waktu yang tidak jelas dan dugaan tidak sesuai dengan prosedur yang seharusnya ini bukan hanya menyiksa rekanan, tapi juga mengganggu kelangsungan usaha mereka. Banyak di antaranya terpaksa mengeluarkan dana dari kantong sendiri atau bahkan mengajukan pinjaman untuk menutupi biaya operasional dan pembiayaan proyek yang sudah diselesaikan. Padahal, mereka sudah memenuhi semua persyaratan dan telah menyelesaikan pekerjaan dengan baik sesuai kontrak.
 
Adanya dugaan permainan dalam proses pencairan ini adalah hal yang sangat meresahkan dan tidak dapat diterima. Sejumlah rekanan membeberkan bukti adanya pengajuan yang lebih baru bisa mendapatkan perlakuan istimewa dan dicairkan lebih cepat daripada yang sudah menunggu sejak setahun yang lalu.
 
"Berdasarkan bukti yang kita mikiki, ada dugaan kuat permainan oleh pihak BPKAD hingga desakan dari aparat penegak hukum untuk memprioritaskan perusahaan tertentu agar SPM mereka dieksekusi lebih cepat. Sedangkan kita sejak 2024 tidak mendapat jawaban pasti sampai akhir tahun 2025 ini," beber salah satu rekanan, yang enggan disebutkan namanya kepada media, Selasa (30/12/2025).
 
Kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Riau juga tak luput menjadi sorotan, seiring dengan kasus tunda bayar dan dugaan permainan dalam proses pencairan pembayaran rekanan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, khususnya terkait peran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
 
BPK RI telah menemukan tunda bayar belanja sebesar Rp1,76 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2024, selain utang Perhitungan Fihak Ketiga (PFK) sebesar Rp40,81 miliar akibat ketidakmampuan menyelesaikan realisasi anggaran.
 
Selain itu, ditemukan ketekanan kas di Sekretariat DPRD yang menyebabkan indikasi kerugian keuangan daerah sebesar Rp3,33 miliar dan kelebihan pembayaran belanja perjalanan dinas sebesar Rp16,98 miliar karena penatausahaan yang tidak memadai.
 
Pemprov Riau yang selama 13 tahun mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) justru menerima Opini Wajar dengan Pengecualian (WDP) tahun ini, salah satunya akibat tunda bayar tersebut. Dugaan permainan dalam pengelolaan keuangan, termasuk proses pencairan rekanan yang diduga tidak adil dengan pengajuan baru dicairkan lebih dulu dibandingkan yang sudah menunggu sejak 2024, semakin menguat setelah munculnya spekulasi terkait penyusunan APBD 2024.
 
"Kami menuntut agar BPK Riau melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait dugaan permainan dalam proses pencairan rekanan di bawah naungan BPKAD. Jangan sampai kepercayaan terhadap lembaga pemeriksa keuangan dan pemerintah daerah terus tercoreng akibat masalah yang seharusnya bisa diantisipasi," pungkasnya.**
Share
Komentar
Copyright © 2026 . All Rights Reserved.
  zetaglobal.net, 891, RESELLER amxrtb.com, 105199731, RESELLER video.unrulymedia.com, 703273072, RESELLER appnexus.com,15941,RESELLER lijit.com, 349013, DIRECT, fafdf38b16bf6b2b onetag.com, 7cd9d7c7c13ff36, DIRECT improvedigital.com, 1944, RESELLER amxrtb.com, 105199704, DIRECT pubmatic.com, 161673, RESELLER, 5d62403b186f2ace pubmatic.com, 161674, RESELLER, 5d62403b186f2ace sonobi.com, 4dd284a06a, RESELLER, d1a215d9eb5aee9e video.unrulymedia.com, 926913262, RESELLER smartadserver.com, 4577, RESELLER, 060d053dcf45cbf3 33across.com, 0013300001hSPhhAAG, DIRECT, bbea06d9c4d2853c mobupps.com, c74d97b01eae257e44aa9d5bade97baf33148, RESELLER adasta.it, 176, RESELLER screencore.io, 292, DIRECT