• Home
  • Siak
  • Bujang Kampung ke 19 di Muara Kelantan, Dihadiri Utusan Lembaga Pertanahan Belanda
Kamis, 23 Juni 2022 15:32:00

Bujang Kampung ke 19 di Muara Kelantan, Dihadiri Utusan Lembaga Pertanahan Belanda

SIAK - Ada yang spesial pada pelaksanaan Program Bujang Kampung (Bupati Bekerja dan Ngantor di Kampung), yang kali ini dilaksanakan di Kecamatan Mandau, Jumat (23/06/22). Dua orang Warga Negara Belanda, hadir ke Kampung Muara Kelantan untuk melihat upaya konsolidasi pemangku kepentingan bersama masyarakat dalam program Bujang Kampung, khususnya terkait pola penanganan permasalahan PTSL oleh Pemkab Siak.
 
 
Eva-Maria Unger dan Rohan Bennett, senior advisor dari The Netherland Cadastre asal Belanda, merupakan perwakilan dari lembaga negeri kincir angina yang telah bekerjasama dengan Kementerian ATR dan BPN dalam hal sistem pendaftaran tanah modern sejak Tahun 2020 silam. 
 
Kehadiran Eva dan Rohan disambut baik oleh Bupati Siak Alfedri dan Wabup Husni Merza, bersempena pelaksanaan Program Bujang Kamping ke 19 Tahun 2022, yang juga dihadiri oleh Kepala OPD dilingkungan Kabupaten Siak, Camat Sungai Mandau, Penghulu se-Kecamatan Mandau, beserta sejumlah tokoh masyarakat.
 
“Menariknya indikator keberhasilan program Bujang Kampung yang digagas dengan prinsip gotong royong mendekatkan pelayanan ke kampung-kampung  ini, ternyata tidak hanya sebatas dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat kampung saja, tapi juga dapat mengundang rasa ingin tahu beberapa pihak dari luar Kabupaten Siak untuk melihat langsung pelaksanaannya, kali ini dari Nagara Belanda” sebut Alfedri.   
 
Sementara itu Eva menjelaskan serangkaian agenda kunjungan kerjanya ke Indonesia, diantaranya pihaknya akan melaksanakan pertemuan bersama Kementerian ATR / BPN, melaksanakan kunjungan ke kantor-kantor tanah lokal, kunjungan JKPP, BIG dan WB ke UGM. Selain itu mereka dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan Yogyakarta ke Kalimantan untuk melihat penanganan PTSL / PALAR.
 
“Kami mempelajari persoalan terkait lahan yang menjadi tantangan bagi desa yang indah ini. Menariknya ada solusi dengan kehadiran Bupati yang datang kekampung-kampung seminggu sekali," jelasnya.***
Share
Berita Terkait
  • 14 jam lalu

    Program BERSERI, Polres Dumai Bakal Bedah Rumah Warga Kurang Mampu Setiap Bulan

    Adapun program Berseri adalah renovasi ataupun bedah rumah masyarakat yang tidak mampu dengan target 2 hingga 3 rumah setiap bulannya.
  • 2 hari lalu

    Bantah Isu Negatif, Kapolres Dumai; Anggota yang terbukti lakukan pidana pasti saya hukum

    Budi hanya menemukan kelalaian administrasi dalam dokumen pelayaran kapal tersebut dan menegaskan kepada nakhoda untuk melengkapi syarat sebelum memulai aktivitas di laut.
  • 3 hari lalu

    Lantik Sejumlah Staf Ahli, Begini Pesan Jaksa Agung ST Burhanuddin

    Dalam keterangan pers Kepuspenhum Dr Ketut Sumedana menjelaskan bahwa pelaksanaan pelantikan staf ahli oleh Jaksa Agung dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.
  • 3 hari lalu

    Pergantian nama RSUD Dumai kurang visioner, Analis masyarakat: ada point yang hilang

    Tanggapan yang mencolok pada diskusi ini muncul ketika Delyuzar syamsi memilih penggubahan nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat, hal tersbut dipilihnya karna melihat prinsip rumah
  • Komentar
    Copyright © 2022 . All Rights Reserved.