• Home
  • Siak
  • Bupati Siak Resmikan Taman Syarifah Sembilan
Minggu, 20 September 2020 17:21:00

Bupati Siak Resmikan Taman Syarifah Sembilan

Taman Syarifah Sembilan.

SIAK, globalriau.com - Sungai Apit, yang dijuluki sebagai negeri seribu qori seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari sosok Bupati Alfedri. Kata dia, ada banyak kenangan dan pengalaman indah di sana. “Sungai Apit ini adalah bagian dari hidup saya, sampai kapan pun takkan pernah saya lupakan” ucap Alfedri pada acara peresmian Taman Syarifah Sembilan, di kecamatan Sungai Apit, Minggu (20/9/2020).



Alfedri yang saat itu mengenakan peci dan batik hijau muda menceritakan sepenggal cerita saat mengabdi sebagai pegawai negeri sipil di kantor Camat Sungai Apit. Diceritakannya, banyak hal yang ia peroleh seperti bagaimana praktek-praktek pengabdian di tengah masyarakat, dan bagaimana cara berorganisasi dan sampai dirinya diangkat menjadi Ketua AMPI.

“Artinya semua sendi sendi kehidupan saya belajar banyak disini. Bahkan saya pernah menjadi juri cabang pidato MTQ disini” ungkapnya. Ia pun mendoakan Sungai Apit kedepannya akan menjadi perkotaan, yang diawali dengan pembangunan taman dan turap. “Insya Allah Sungai Apit ini akan menjadi perkotaan di masa depan yang akan kita Banggakan” harapnya. Mantan Kaur Kantor Camat Sungai Apit ini menuturkan, pembangunan taman tersebut menelan biaya sebesar 1.5 milyar rupiah lebih.

Lokasi taman tersebut berada di bekas kantor camat lama, sebelum dibangun taman sempat terjadi perdebatan dan akhirnya disepakati untuk dibangun taman kota. Camat Sungai Apit Wahyudi menambahkan, pemberian nama taman tersebut sudah hasil kesepakatan bersama. Dijelaskannya, Syarifah Sembilan adalah Srikandi kerajaan Siak pada jaman raja Kecik yang menjaga pintu masuk ke Sungai Siak di Tanjung Kuras.

Menurut cerita, kata Wahyudi, Srikandi ini mengusir penjajah dengan cara yang unik, yaitu dengan tari Zapin. Tarian Zapin Syarifah Sembilan ini pernah ditampilkan pada acara Festival Siak Bermadah tahun 2010 yang dibawakan oleh peserta dari kecamatan Sungai Apit. “Taman ini sudah ramai dikunjungi masyarakat, bahkan sampai mengalahkan Disney Land” seloroh Camat Yudi.

Pihaknya sudah mengusulkan kedalam situs cagar budaya, dan sudah ditelusuri sampai ke Tanjung Kuras. Bukti sejarahnya ada tiga makam di kampung tersebut, pertama makam Syarifah Sembilan, Makam Guru Ngaji dan makam Empang Kualo. Diujung acara Bupati Alfedri membuka kain penutup papan nama tersebut, didampingi oleh anggota DPRD Siak, Sekretaris PU Tarukim, Sekretaris Dinas Kominfo, Kadis Kesehatan, Lurah Sungai Apit dan sejumlah penghulu dan tokoh masyarakat Sungai Apit.(jhn/infotorial)

Share
Berita Terkait
  • 22 menit lalu

    Satresnarkoba Polres Dumai Ungkap Peredaran Sabu, Lebih dari Setengah Kilogram Disita

    Dalam pemeriksaan awal, F mengakui barang bukti tersebut berada dalam penguasaannya. Hasil pemeriksaan urine juga menunjukkan F positif Methamphetamine, sementara Amphetamine dan T
  • 2 jam lalu

    Sinergi PHR-SKK Migas Percepatan Pengembangan Sumur Baru KIRA00003

    Hasil tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sejumlah struktur di Zona Rokan masih memiliki peluang produksi yang dapat dimonetisasi dengan tepat dan cepat melalui proses pematangan
  • 19 jam lalu

    Di Tengah Dinamika TPP, Abdul Kadir Jailani: Saya Hormati Seluruh Proses Seleksi

    Menurutnya, sebagai salah satu kontestan, dirinya tetap menghormati seluruh proses seleksi yang sedang berjalan. Ia menegaskan tidak ingin mencampuri ataupun mendahului keputusan y
  • kemarin

    Polres Rohil dan Polda Riau Bakal Dilaporkan ke Kompolnas hingga Ombudsman

    Menurutnya, keluarga ingin mendapatkan penjelasan mengenai dasar penghentian penyidikan, terutama karena terdapat hasil pemeriksaan Labfor yang mereka ketahui menyatakan tanda tang
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.