• Home
  • Siak
  • Disdikbud Siak Luncurkan Program Pendidikan Keaksaraan
Sabtu, 18 September 2021 19:17:00

Disdikbud Siak Luncurkan Program Pendidikan Keaksaraan

SIAK, globalriau.com - Pendidikan keaksaraan adalah salah satu bentuk layanan Pendidikan non formal bagi warga masyarakat buta aksara untuk belajar membaca, menulis, dan berhitung pembelajaran Pendidikan Keaksaraan bagi penduduk buta aksara usia 15-59 tahun.



Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kantor Bupati Siak Jamaluddin mengatakan pelaksanaan program Pendidikan Keaksaraan merupakan Visi Misi Bupati Siak. Tujuannya untuk meningkatkan angka lulus sekolah masyarakat minimal SMA DiKabupaten siak."ucap jamal saat membuka peluncuran program pendidikan keaksaraan di kampung merempan hilir kecamatan mempura.kamis (16/9/21).

"Kita memberikan pelayanan kepada masyarakat, kita yang menyisir ke kampung kampung untuk menemui masyarakat yang masih belum menyetarakan pendidikan,"kata Jamal.

Lanjutnya, diharapkan program ini mampu mengasilkan bentuk sikap,pengembangan pengetahuan,dapat meningkatkan keterampilan membaca,menulis berhitung serta berkomunikasi dalam bahasa indonesia yang baik.

"Kita harapkan dari program ini warga yang ikut mampu membaca,menulis berhitung serta berkomunikasi dalam bahasa indonesia yang baik,"pintanya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Siak meluncurkan program Pendidikan Keaksaraan. Program ini merupakan komitmen Pemkab Siak dalam mengentaskan buta aksara.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Siak Lukman menyebutkan program Pendidikan Keaksaraan merupakan komitmen Pemkab Siak dalam mengentaskan buta aksara.

"Hampir mencapai 1000 orang angka yang belum mengenyam berpendidikan di kabupaten Siak. Pemerintah berkomitmen ingin menuntaskan pendidikan kejar paket a, b dan c dikampung kampung sesuai dengan visi misi dari Bupati Siak."ujarnya

Ia menjelaskan pendidikan keaksaraan salah satu bentuk layanan pendidikan non formal bagi warga masyarakat buta aksara untuk kembali belajar membaca, menulis, dan berhitung pembelajaran Pendidikan Keaksaraan bagi penduduk buta aksara usia 15-59 tahun.

Jumlah keabsarahan ini berjumlah dua kelompok dengan jumlah peserta belajarnya sebanyak 250 orang dengan 7 orang tutorial tersebar di kecamatan Mempura kecamatan Sungai Apit kecamatan Sabak Auh,Lubuk Dalam dan kecamatan Kandis.

"Ada beberapa kecamatan yang belum mengikuti penyetarana pendidikan dikarenakan masih belum fix datanya,"singkatnya.

Pelaksaan pembelajaran ini dengan tenggang waktu 3 bulan dan pendidikan ini tidak di pungut biaya alias digratis.(jhn/infotorial)

Share
Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Jalan Sungai Rawa Terus Makan Korban, Tokoh Masyarakat Desak PT Ekasapta Paramita Energi Bertanggung Jawab

    Pernyataan tersebut menjadi harapan baru bagi warga. Namun, pengalaman selama ini mengajarkan bahwa janji tanpa tindakan hanya akan menjadi daftar panjang komitmen yang terlupakan.
  • 2 hari lalu

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Berhasil Kumpulkan 600 Kantong Darah dari 2 Area Operasi

    Secara keseluruhan, kegiatan Donor Darah dan Pemeriksaan VCT berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai rencana. Sebelum dilakukan donor, seluruh peserta yang telah mendaftar juga di
  • 3 hari lalu

    Apical Perkuat Komitmen Bangun Masyarakat Berkelanjutan Lewat Program Ekonomi, Pendidikan, dan Lingkungan

    Komitmen di bidang pendidikan turut diwujudkan melalui penyaluran ratusan buku bacaan kepada SD Negeri 05 Kelurahan Lubuk Gaung pada April 2026. Bantuan tersebut diharapkan mampu m
  • 3 hari lalu

    Rutan Dumai Tanamkan Disiplin Sejak Hari Pertama, Warga Binaan Baru Diajak Jaga Kebersihan dan Ikuti Pembinaan

    Usai menerima pengarahan, seluruh warga binaan baru bersama petugas melaksanakan gotong royong membersihkan blok hunian dan lingkungan sekitar Rutan Dumai. Kegiatan ini menjadi wuj
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.