• Home
  • Dumai
  • Dibalik Penyegelan STAR Family KTV dan Bisnis Menggiurkan di Dumai
Kamis, 24 Januari 2019 20:54:00

Dibalik Penyegelan STAR Family KTV dan Bisnis Menggiurkan di Dumai

Fernando/Tribun Pekanbaru
Tim gabungan mendapati dua wanita mengenakan seragam sekolah seksi di Star KTV Dumai.

globalriau.com - Prospek bisnis karaoke memang sudah tidak diragukan lagi. Wajar saja banyak pengusaha bahkan artis papan atas turut berbondong-bondong terjun ke dalam bisnis ini.

Memang benar, bernyanyi di tempat karaoke merupakan salah satu hiburan yang dapat mengobati penat dan stres setelah beraktifitas seharian. Apalagi dilakukan beramai-ramai bersama teman dan kaluarga.



Dumai merupakan salah satu sasaran empuk jenis bisnis tersebut. Buktinya banyak bermunculan tempat-tempat karaoke namun tidak pernah sepi pengunjung. Apalagi disaat akhir pekan, tempat ini menjadi salah satu yang paling diburu.

Kamis (24/01/2019) sore, Polres resmi melakukan penyegelan terhadap salah satu tempat karaoke yang cukup tersohor di Kota Dumai ini. STAR Family KTV diakui merupakan tempat karaoke yang paling diincar oleh remaja dan orang dewasa yang menginginkan kesenangan.

Melansir wahanariau.com, Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggola ketika dikonfirmasi melaui AKP Novarinati membenarkan bahwa dirinya bersama tim Reserse Narkoba telah menyegel dengan membentang garis polisi di pintu masuk STAR Family KTV.

"Iya benar kita segel, untuk selanjutnya biarkan kami berkerja dulu serta mendalami kasus ini," ujar Nova.

Pemandu Lagu Unik dan Seksi

Setelah melakukan wawancara dengan sejumlah pengunjung yang pernah singgah ditempat dimana ditemukan narkotika oleh Satres Narkotika Polres Dumai itu, dapat dipahami bagaimana tempat karaoke yang terletak di Jalan Merdeka, Kelurahan Sukajadi itu menjadi salah satu tempat yang diinginkan oleh pria hidung belang.

  • Petugas Satpol PP Dumai tampak memeriksa perizinan di Karaoke Star KTV, Jalan Merdeka, Kota Dumai beberapa waktu lalu. (Foto: Tribun Pekanbaru)


Berbeda dari tempat biasanya dimana tempat-tempat karaoke yang menyediakan pemandu lagu berpakain seksi namun sudah lazim terlihat, tapi STAR Family KTV Dumai justru menampilkan hal berbeda kepada pengunjung. Dimana para tamu yang datang akan disuguhi wanita untuk pemandu lagu dengan pakaian seksi namun lebih mirip seperti seragam anak sekolahan ketat mirip seperti pemeran wanita di dalam komik-komik jepang dengan perpaduan rok mini.

"Wanita pemandu lagu disana menggunakan pakaian seperti seragam anak SMA, jadi sebagai pengunjung saya yang muda begini melihatnya cukup tertarik dan merasa beda dari tempat karaoke biasanya," ujar seorang pemuda yang sudah berkali-kali menjadi pelanggan di STAR KTV sebut saja Mr.Z.

Pria yang enggan identitasnya disebut ini mengakui bahwa STAR Family KTV juga memfasilitasi berbagai minuman beralkohol. Hingga dinilai wajar jika disana terdapat pelanggan yang mabuk, hingga ada yang berani membawa narkotika untuk bersenang-senang disana.

Pernyataan narasumber tersebut sesuai dengan hasil temuan oleh Satpol PP dan kepolisian. Dimana penegak Peratusan Daerah (Perda) pernah mendapati STAR KTV melampaui waktu yang diizinkan untuk beroperasi.

Serta kepolisian berkali-kali menemukan pengunjung yang membawa narkotika di dalam room karaoke. Bahkan, dari semua razia yang dilakukan di STAR Family KTV menemukan ada pengunjung yang mengkonsumsi minuman beralkohol.

Banyak Tak Kantongi Izin

Menggiurkannya bisnis karaoke di Dumai ternyata tidak serta merta menjadi penyumbang pendapatan bagi daerah. Pasalnya, masih banyak tempat karaoke yang tidak mengantongi izin.

  • Penyegelan STAR Family KTV oleh Polres Dumai. (foto: Tribun Pekanbaru)


Demikian diungkapkan kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Hendri Sandra kepada awak media belum lama ini.

"Untuk pendataan awal ada sepuluh lebih hiburan malam tidak berizin. Kebanyakan hiburan karaoke," terangnya.

Kebanyakan yang tidak berizin bergerak di hiburan karaoke. Jumlah ini belum termasuk yang menyalahgunakan izin, misalkan seperti salon dengan layanan karaoke hingga cafe dengan layanan karaoke.

Menurut Hendri, pihaknya akan berkordinasi dengan unsur terkait. Mereka berencana menindak hiburan malam tidak berizin.

Sayangnya, hingga kini belum ada tempat hiburan karaoke maupun yang menyimpang mendapat tindakan tegas dari pemerintah.***

Penulis/Editor: Megi Alfajrin

Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    HUT Ke-81 RI di Dumai Berlangsung Semarak, Paskibraka dan Ragam Budaya Nusantara Warnai Upacara Kemerdekaan

    Elemen tetesan minyak melambangkan komoditas strategis daerah, khususnya industri pengolahan minyak mentah dan minyak sawit (CPO) yang menjadi bagian penting dalam perekonomian Kot
  • 2 minggu lalu

    Upacara HUT Ke-81 RI di Kota Dumai Tampilkan Harmoni dalam Keberagaman

    Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Dumai menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak terletak pada keseragaman, melainkan pada kemampuan untuk menghargai
  • satu minggu lalu

    Propemperda 2027 Disahkan, Pemko dan DPRD Dumai Sepakati 13 Ranperda Prioritas Pembangunan Daerah

    Agenda rapat meliputi penyampaian penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) mengenai Propemperda Tahun 2027, permintaan persetujuan secara lisan kepada anggota DPR
  • satu minggu lalu

    Paisal Tegaskan Komitmen Pembangunan Prioritas dalam Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD 2027

    Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai II Kantor DPRD Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Selasa (18/8/2026), menjadi forum strategis dalam me
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.