• Home
  • Dumai
  • Dua Bulan Berlalu Lina Marlina Masih Menunggu Keadilan dari Polres Dumai
Selasa, 08 Februari 2022 21:08:00

Dua Bulan Berlalu Lina Marlina Masih Menunggu Keadilan dari Polres Dumai

DUMAI, globalriau.com - Kanal media sosial facebook dihebohkan dengan status salah seorang IRT yang merupakan warga Kota Dumai. Dalam jejaring sosial miliknya pemilik akun Marlina Lina tersebut mengirimkan pesan minta tolong kepada Kapolda Riau, Kapolri hingga Presiden untuk mendapatkan keadilan.



Dalam statusnya Marlina Lina menuliskan bahwa dia merupakan korban pengeroyokan oleh pasangan suami dan istri (Pasutri) yakni Carles Simamora dan istrinya Rahmawati Marbun yang merupakan tetangganya sendiri. Pemukulan terhadap dirinya menyebabkan dia mengalami luka lebam di bagian wajah.

Kejadian pemukulan tersebut sebelumnya sempat dilaporkan ke Kepolisian Resort Dumai, namun sempat ditolak, hingga terjadi adu argumentasi dengan keluarga akhirnya pihak kepolisian melalui kanit PPA menerima laporan tersebut.

Namun, sejak laporan dilayangkan pada 9 November 2021 lalu hingga hari ini dia belum mendapatkan bahwa tetangganya tersebut diproses oleh kepolisian. Bahkan dia mendapat cercaan dari pelaku yang merasa tidak bakal ditangkap oleh polisi.

Hal itu membuatnya kian sedih, meski berulang kali mempertanyakan perkembangan terkait perkaranya ke Polisi hingga hari ini belum mendapat jawaban yang memuaskan.

Alhasil, melalui media sosial korban mengirimkan surat terbuka yang bertujuan meminta tolong kepada Kepolisian Daerah, Kapolri bahkan ke Presiden agar dia mendapatkan keadilan.

Saudara korban Ronald yang berhasil ditemui awak media, menjelaskan awal mula kejadian hingga belum mendapatkan perkembangan apapun bahkan pelaku sampai hari ini belum diperiksa oleh kepolisian.

Menurut Ronald, permasalahan dipicu oleh teguran dari pelaku yang meminta agar parit rumah korban diperbaiki agar tidak mengganggu, teguran tersebut berlanjut sampai terjadinya pemukulan terhadap korban Marlina.

"Adik kami sempat disuruh bawa materai 2 (Dua) lembar setelah membuat laporan tersebut
 namun sampai hari ini pelaku masih aman-aman saja. Bahkan kata pelaku dia tidak bisa ditangkap meski korban melapor ke Polisi," jelasnya.

Ronald dan keluarga menuntut keadilan kepada penegak hukum, dia dan keluarga merasa sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak Polres Dumai yang sempat menolak laporan adiknya.

"Awalnya ditolak, lalu saya datang, mempertanyakan kenapa begitu, harusnya polisi mengayomi masyarakat, setelah beradu argumen akhirnya laporan kami diterima. Tetapi sampai hari ini belum ada tindakan apapun," sebutnya.

Terpisah, Kapolres Dumai, AKBP Muhamamd Kholid, S.I.K yang dicoba konfirmasi melalui sambungan seluler sejak beberapa hari lalu juga belum memberikan tanggapan hingga berita ini dimuat.***

Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kasi Intel Kejari Dumai Hadiri Tabligh Akbar dan Konser Syiar Islam

    Kasi Intel Kejari, Abu Nawas S.H, MH kepada media menjelaskan bahwa sebagai kasiintelijen dirinya menyambut baik tabliq akbar Pusaka suku Langkat yang ada di kota Dumai.
  • 2 minggu lalu

    Tersangka Dugaan Korupsi Gedung RSUD Bangkinang Resmi Ditahan Kejati Riau

    Untuk mempercepat proses penyidikan, lanjutnya, sebagaimana Pasal 21 ayat 4 KUHAP secara subyektif merujuk pada kekhawatiran pada tersangka akan melarikan diri, menghilangkan baran
  • 3 minggu lalu

    Bawaslu Dumai Taja Sosialisasi Produk Hukum Peraturan dan Non Peraturan

    Dalam sambutannya, Agustri menjelaskan secara umum berbagai tantangan dan persoalan yang terjadi pada pemilu sebelumnya untuk menjadi evaluasi pada Pemilu 2024 mendatang.
  • Komentar
    Copyright © 2022 . All Rights Reserved.