Minggu, 26 Februari 2017 22:27:00
Hasrizal Diminta Sebut Oknum DPRD yang Dituding Ciptakan Polemik
DUMAI - Terkait permasalahan pemasangan pipa gas milik Perusahaan Gas Negera (PGN) menuai polemik. Bukan dari pemerintah maupun pihak perusahaan, justru sesama anggota DPRD Kota Dumai saling tuduh, pasca adanya pertemuan di salah satu hotel.
Anggota Dewan, Hasrizal, selaku Ketua Komisi III DPRD Kota Dumai yang hadir pada pertemuan terbuka dengan perusahaan itu dalam stetment di sejumlah media lokal mengaku kecewa dengan tendensius pemberitaan media.
"Pertemuan itu kita membahas secara langsung dokumen terkait pembangunan pipa penyaluran gas PGN. Jadi tidak ada konteks lain yang kami bahas selain itu, tapi pemberitaannya membangun opini lain," jelas Hasrizal, Minggu (26/2/17) dikutip dari Dumaisatu.com.
Hasrizal dengan jelas menyebutkan adanya oknum anggota dewan disebalik polemik ini. Pasalnya, pada kegiatan turlap ke lokasi pemasangan pipa hadir dan pada pertemuan tidak hadir."Saya sudah tau oknumnya ini. Tapi biarkan saja, yang jelas pertemuan kami tidak ada membahas masalah lain. Kami melaksanakan tugas sesuai laporan masyarakat," tegas Hasrizal singkat.
Terkait komentar ketua Komisi III DPRD Dumai tersebut, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Negara (YLBHN) Ir Muhammad Hasbi menilai ada yang error pada lembaga DPRD Dumai.
"Sepertinya ada yang aneh, sesama DPRD saling tuding dengan menyebut polemik sengaja diciptakan. Seolah-olah mencari kambing hitam dalam persoalan yang sudah menjadi konsumsi masyarakat ini." kata Hasbi.
Menurut pengurus Koalisi Masyarakat Dumai tersebut, Hasrizal harus buktikan apa yang sudah dikatakannya.
"Siapa orangnya dan polemik apa yang diciptakan, saya rasa ketua Komisi III harus menjelaskan kepada publik. Masalahnya mulai dari penghentian dan pertemuan di hotel berbintang itu diketahui publik wajar saja jika asumsi negatif bermunculan." jelasnya.
Hasbi menilai jika anggota DPRD hanya mereka yang hadir dalam pertemuan bersama pihak PGN itu saja di Dumai, polemik dan opini negatif tetap saja akan bermunculan.
"Saya rasa masyarakat tidak bodoh, melihat kenyataan begini pastinya tidak hanya diam saja. Yang harus diperjelas adalah apa yang menjadi kesepakatan DPRD dan PGN sampai akhirnya membolehkan perusahaan beroperasi kembali." terangnya.
Sebelumnya dikabarkan, bahwa pertemuan antara DPRD dan pihak perusahaan terjadi pada Rabu (22/02/2017) malam di hotel Grand Zuri, dihadiri Gusri Effendi selaku Ketua DPRD Dumai, Hasrizal selaku Ketua Komisi III DPRD Dumai, Syahrial Amini selaku Ketua Komisi I DPRD Dumai.
Kemudian ada Saiful Azhar Anggota Komisi I DPRD Dumai, Hasan Anggota Komisi II DPRD Dumai, Samuel Turnip Anggota Komisi I DPRD Dumai dan Syarifah Anggota Komisi III DPRD Dumai, serta perwakilan perusahaan.(egy)
PGN Pastikan Layanan Gas Bumi Aman dan Handal Selama Idul Fitri 1445 H Melalui Satgas RAFI 2024
Libur Natal dan Tahun Baru, ASN Pemko Dumai Dilarang Keluar Kota
Catat !, Mudik Libur Nataru, Keluar Masuk Kota Dumai Wajib Vaksin Dosis II






