• Home
  • Dumai
  • RSUD Dumai Belum Bayar Obat Hingga Belasan Miliar
Selasa, 04 Februari 2020 09:24:00

RSUD Dumai Belum Bayar Obat Hingga Belasan Miliar

DUMAI, globalriau.com - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai, Ridhonaldi mengaku persediaan obatan terkendala karena pembayaran menunggak utang belasan miliar rupiah ke perusahaan farmasi penyedia, namun masalah itu tidak mengganggu persediaan obat yang ada.



"Sejak menjabat tujuh bulan, saya fokus membenahi persoalan di dalam, terutama soal tunggakan utang farmasi yang dikuatirkan bisa menganggu stok untuk pasien," kata Ridhosaat ditemui wartawan, Selasa (28/1) lalu.

Persoalan pembayaran tagihan obatan ini adalah masalah yang dihadapinya saat baru dilantik jadi Dirut RSUD Dumai tujuh bulan lalu, akibat keterbatasan anggaran, dan pendistribusian sempat terkendala.Meski masih berutang, namun terus diupayakan agar stok obatan RSUD aman dan tidak terganggu, dengan cara melobi pihak farmasi dan memberi jaminan pembayaran segera dilunasi.

Selama memimpin rumah sakit, Ridho juga fokus memperbaiki sistem pelayanan kondisi RSUD Dumai, termasuk mengurangi jumlah kegiatan proyek untuk melunasi pembayaran tagihan obatan.

"Kita juga masih menunggu pembayaran klaim dari BPJS kesehatan dan nanti bisa menutupi tunggakan utang obatan untuk menjamin stok terjaga," ujarnya.

Dokter spesialis poli di RSUD Dumai pada Senin (27/1) dan Selasa (28/1) juga mogok kerja, menuntut ada komunikasi baik dengan Direktur RSUD Ridhonaldi dan dinilai sedikit arogan dalam mengambil kebijakan, terutama terkait komite medis, juga mengeluhkan soal kekurangan pelayanan serta fasilitas.

Sekretaris Daerah Kota Dumai Herdi Salioso saat itu menyebut bahwa mogok kerja dokter karena terjadi salah komunikasi akibat perubahan aturan, juga terkait persediaan obatan serta pelayanan.

"Sudah disepakati agar komunikasi dalam sistem lebih ditingkatkan agar pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu kedepan," kata Sekda Heldi, Selasa (28/1).

Dalam pertemuan, disepakati juga bahwa pelayanan poli di RSUD Dumai akan kembali normal dan persoalan muncul diselesaikan dengan baik.(red)

Share
Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    HUT Ke-81 RI di Dumai Berlangsung Semarak, Paskibraka dan Ragam Budaya Nusantara Warnai Upacara Kemerdekaan

    Elemen tetesan minyak melambangkan komoditas strategis daerah, khususnya industri pengolahan minyak mentah dan minyak sawit (CPO) yang menjadi bagian penting dalam perekonomian Kot
  • 2 minggu lalu

    Upacara HUT Ke-81 RI di Kota Dumai Tampilkan Harmoni dalam Keberagaman

    Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Dumai menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak terletak pada keseragaman, melainkan pada kemampuan untuk menghargai
  • satu minggu lalu

    Propemperda 2027 Disahkan, Pemko dan DPRD Dumai Sepakati 13 Ranperda Prioritas Pembangunan Daerah

    Agenda rapat meliputi penyampaian penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) mengenai Propemperda Tahun 2027, permintaan persetujuan secara lisan kepada anggota DPR
  • satu minggu lalu

    Paisal Tegaskan Komitmen Pembangunan Prioritas dalam Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD terhadap Ranperda APBD 2027

    Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai II Kantor DPRD Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Selasa (18/8/2026), menjadi forum strategis dalam me
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.