Kamis, 06 Agustus 2015 21:57:00
Bupati Suyatno Buka Bimbingan Manasik Haji 1436 H
ROHIL- Bupati Rohil Suyatno membuka secara resmi bimbingan manasik haji 1436 H/2015 M. Bimbingan itu diikuti 311 Calon Jemaah Haji (CJH). Materi bimbingan, kebijakan pemerintah, ilmu manasik dan pengetahuan kesehatan.
Pembukaan bimbingan dilakukan Rabu (29/7) kemarin di gedung serbaguna Bagansiapiapi, CJH terlihat antusias mendengarkan pengarahan Bupati Suyatno.
Usai membuka secara resmi, Bupati Suyatno berharap CJH senantiasa menjaga kesehatan, mengurangi keluar rumah dan perbanyak membaca pelajaran ibadah haji.
Suyatno menekankan, pelayanan yang diberikan panitia kepada CJH setiap tahun harus meningkat, sehingga petugas yang telah diberi kepercayaan, untuk melaksanakan sebaik-baiknya.
“Apalagi orang tua-tua kita ini banyak yang usia tua, ya, ini selalu kita kontrol, melalui pak camat, apabila ada jemaah calon haji kita sedikit sakit, segera dibawa ke puskesmas-puskesmas,” tegas Suyatno.
Sementara itu, Agustiar, Kepala Kantor Kementrian Agama Rohil mengatakan, materi bimbingan manasik haji, mulai kebijakan pemerintah, termasuk hak dan kewajiban CJH, baik di Embarkasi Batam, Madinah, Jeddah dan Mekkah.
Materi lain, ilmu manasik, sebagai pedoman buat calon jemaah haji, baik tata cara, rukun haji, wajib haji, syarat haji, itu harus terpenuhi.
“Nah, pada kesempatan inilah mereka, diberikan ilmu-ilmu itu, sehingga mereka punya bekal, sehingga apa yang jadi keinginan pemerintah, jadi haji yang mandiri, bisa terealisasi sebaik-baiknya,” kata Agustiar.
Materi kesehatan tambah Agustiar juga diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hilir.
Terkait gambaran kloter, sampai saat ini belum jelas, namun berdasarkan rencana pemberangkatan jemaah haji Indonesia, mulai 21 Agustus - 3 September 2015, merupakan kloter pertama.
“Sekarang kita masih menunggu tahap pelunasan terakhir, Insya pada tanggal 31 Juli nanti, kita akan mendapatkan data keseluruhan,” jelas Agustiar.
Pemberangkatan CJH Melalui Dumai Dibatalkan
Pemkab Rohil batalkan rencana pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) dari Bandara Pinang Kampai Dumai menuju Embarkasi Batam menggunakan pesawat Transnusa, melainkan kembali seperti biasa via Pekanbaru. Pembatalan tersebut dikarena menggunakan Transnusa harus lima kali penerbangan.
“Setelah kita runding, kita pikirkan, kita putuskan, ndak mungkin rasanya kita naik Transnusa dari Dumai menuju Batam. Karena penerbangannya itu hampir lima kali. Kalau lima kali itu, bisa dua hari. Jadi waktunya habis disana. Makanya kita putuskan, kembali ke Pekanbaru ajalah. Naik pesawat yang sudah selama ini, yang sudah kita bina, kita lakukan kerja sama,” kata Bupati Rohil Suyatno, .
Suyatno mengaku, memang ada wacana untuk pengalihan pemberangkan CJH menggunakan Transnusa tersebut, hanya menyampaikan niat baik.
“Ada wacana, riak-riak kecil itukan biasalah. Kan hanya menyampaikan niat baik kita, niat ikhlas kita, makanya tadi kita sampaikan dalam rapat pembukaan tadi, mereka mintak lewat Pekanbaru aja, kita ikuti. Tidak ada masalah,” ujar Suyatno.
Wacana itu katanya tidak ada niat macam-macam, sehingga diminta tidak ada lagi perkataan yang tidak baik tentang pengalihan ini, padahal masalah sepele, tinggal bergeser saja, mau darat, laut, tinggal menyebut saja.
Dalam pada itu, memang ketika Bupati Suyatno melemparkan kepada sejumlah peserta bimbingan manasik haji yang diikuti 311 CJH secara demokratis, mereka secara bersama memilih untuk tetap berangkat ke Batam, via Pekanbaru, seperti rute biasa. (manulang)
296 Jemaah Haji Rokan Hilir Dijadwalkan 8 Juli Sampai di Kampung Halaman
Syukuran Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, Wabup Sulaiman Berharap Peningkatan Sinergitas dan Kolaborasi dengan Pemda
Basarnas Pekanbaru Tingkatkan Kerjasama dengan Pemkab Rohil






