• Home
  • Dumai
  • 78 Guru Bantu di Riau Belum Digaji Dua Bulan, Aktivis Desak Prabowo Subianto dan Komisi Pemberantasan Korupsi Turun Tangan
Senin, 27 April 2026 14:17:00

78 Guru Bantu di Riau Belum Digaji Dua Bulan, Aktivis Desak Prabowo Subianto dan Komisi Pemberantasan Korupsi Turun Tangan

Aktivis pendidikan Riau, Erwin Sitompu l

DUMAI - Permasalahan kesejahteraan tenaga pendidik kembali mencuat di Provinsi Riau. Sebanyak 78 guru bantu pada jenjang pendidikan menengah dilaporkan belum menerima gaji selama dua bulan, yakni November hingga Desember 2025.

 
Kondisi ini memicu keprihatinan sekaligus sorotan tajam dari berbagai pihak.
Aktivis pendidikan Riau, Erwin Sitompul, mendesak pemerintah pusat hingga lembaga pengawas keuangan untuk segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menilai keterlambatan pembayaran gaji guru bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyangkut hak dasar tenaga pendidik yang harus dipenuhi tepat waktu.
 
“Para guru ini menggantungkan hidup dari honor yang seharusnya mereka terima setiap bulan. Jika tertunda, tentu berdampak langsung pada kehidupan mereka,” ujarnya.
 
Setiap guru bantu diketahui menerima honor sebesar Rp2,5 juta per bulan. Dengan keterlambatan selama dua bulan, puluhan guru kini harus menghadapi tekanan ekonomi yang tidak ringan.
 
Erwin juga menyoroti dugaan kejanggalan dalam pengelolaan anggaran. Ia mempertanyakan mengapa pembayaran bisa tertunda jika anggaran telah dialokasikan sebelumnya. Menurutnya, transparansi dari pihak terkait sangat diperlukan agar publik mengetahui akar persoalan yang sebenarnya.
 
Upaya komunikasi, kata dia, telah dilakukan dengan sejumlah pihak, termasuk organisasi profesi guru. Namun hingga kini belum ada solusi konkret. Bahkan, ia menyayangkan adanya kesan saling lempar tanggung jawab antar instansi.
 
Lebih lanjut, Erwin berharap ada langkah cepat dan tegas dari pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, serta pengawasan dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pendidikan.
 
“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Jika hak mereka diabaikan, maka kualitas pendidikan juga akan terdampak,” tegasnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Provinsi Riau terkait penyebab keterlambatan pembayaran gaji tersebut.**

 

Share
Komentar
Copyright © 2026 . All Rights Reserved.
  zetaglobal.net, 891, RESELLER amxrtb.com, 105199731, RESELLER video.unrulymedia.com, 703273072, RESELLER appnexus.com,15941,RESELLER lijit.com, 349013, DIRECT, fafdf38b16bf6b2b onetag.com, 7cd9d7c7c13ff36, DIRECT improvedigital.com, 1944, RESELLER amxrtb.com, 105199704, DIRECT pubmatic.com, 161673, RESELLER, 5d62403b186f2ace pubmatic.com, 161674, RESELLER, 5d62403b186f2ace sonobi.com, 4dd284a06a, RESELLER, d1a215d9eb5aee9e video.unrulymedia.com, 926913262, RESELLER smartadserver.com, 4577, RESELLER, 060d053dcf45cbf3 33across.com, 0013300001hSPhhAAG, DIRECT, bbea06d9c4d2853c mobupps.com, c74d97b01eae257e44aa9d5bade97baf33148, RESELLER adasta.it, 176, RESELLER screencore.io, 292, DIRECT