• Home
  • Bengkalis
  • STAIN Bengkalis Punya Radar Pemantau Curah Hujan dan Kabut Asap
Selasa, 03 Maret 2020 16:47:00

STAIN Bengkalis Punya Radar Pemantau Curah Hujan dan Kabut Asap

Peresmian radar Furuno di Kampus STAIN Bengkalis.

BENGKALIS, globalriau.com - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Bengkalis kini memiliki alat untuk memantau curah hujan dan kabut asap. Alat tersebut bernama radar Furuno X Band.



Radar yang kini terpasang di lantai atas gedung STAIN merupakan kerjasama antara Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Kyoto University, Jepang.

Radar bertipe WR-2100 dan memiliki jangkauan sekitar 50 kilometer tersebut, penggunaannya diresmikan oleh Pelaksana Tugas Bupati Bengkalis, H Muhammad diwakili Asisten Administrasi Umum, H Tengku Zainuddin, Selasa 3 Maret 2020.

Peresmian juga disaksikan Ketua DPRD H Khairul Umam dan Ketua STAIN Prof H Samsul Nizar. Sedangkan dari Kyoto University dihadiri Prof Manabu Yamanaka, Dr Osamu Konzan dan Mariko Ogawa.

Menurut Prof H Samsul Nizar, dengan dipasangnya radar Furuno X Band di perguruan yang lebih dikenal dengan Kampus Melayu itu, selain berguna memantau curah hujan dan kabut asap juga ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa STAIN Bengkalis tidak identik dengan pembelajaran agama saja.

"Selama ini animo masyarakat menganggap STAIN Bengkalis hanya mendo'a (belajar Islam) saja, tapi dengan dipasangnya radar ini, kami ingin tunjukan bahwa kampus kami juga ada kajian scientific dan ada teknologi terapannya," ujar Samsul Nizar.

Sementara itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, H Tengku Zainuddin memberikan apresiasi kepada ketua dan segenap civitas akademika STAIN Bengkalis.

Menurut Pejabat Asisten III Sekretariat Daerah Bengkalis itu, dengan adanya radar Furono akan memudahkan monitoring curah hujan dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya wilayah Pulau Bengkalis dan sekitarnya.

"Apalagi Bengkalis menjadi wilayah yang rentan terjadi karhutla. Hampir setiap tahun, ketika musim kemarau tiba, daerah kita sering terjadi kebakaran yang cukup parah. Seperti sekarang ini," ujarnya.

Guna memahami lebih jauh tentang pengoperasian radar Furuno X Band, STAIN Bengkalis juga menggelar seminar internasional. Bertindak sebagai narasumber selain dari Kyoto University juga perwakilan dari BPPT.(adv/diskominfo)

Share
Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Kades Puteri Sembilan Serahkan Bantuan Ratusan Bibit Tanaman Buah kepada Masyarakat

    Suyutno berharap dari bantuan bibit tanaman ini bisa membantu menjaga kelestarian lingkungan dengan pepohonan juga bisa membantu ekonomi masyarakat setempat.
  • 4 tahun lalu

    Wamen LHK Apresiasi Program Mitigasi Karhutla Kampung Gambut Berdikari, Binaan Kilang Sei Pakning

    Kegiatan yang dipusatkan di Arboretum Gambut Marsawa yakni hutan masyarakat di kawasan gambut yang masih bertahan dan merupakan bagian dari Program Kampung Gambut Berdikari.
  • 5 tahun lalu

    Rem Blong, Truk Tak Kuat Menanjak Hantam Mobil di Dalam RoRo Bengkalis

    Peristiwa terjadi akibat salah satu truk pengangkut pasir gagal menanjak untuk keluar pintu RoRo dan menghantam kendaraan dibelakangnya.
  • 5 tahun lalu

    Tak Terima Diputus Pacar, Mantan Napi Kembali Berurusan Dengan Polisi

    Lobo ditangkap karena membakar satu unit mobil Toyota Agya milik korban inisial M di rumah kontrakan korban Jalan HR Soebrantas Gang Sekapur Sirih Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.