- Home
- Dumai
- Kapolda Riau Turun Langsung, Pastikan Penanganan Karhutla di Dumai Tuntas dan Terkoordinasi
Kamis, 26 Maret 2026 16:13:00
Kapolda Riau Turun Langsung, Pastikan Penanganan Karhutla di Dumai Tuntas dan Terkoordinasi
DUMAI – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Dumai mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian. Pada Kamis, 26 Maret 2026, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun langsung ke lapangan untuk meninjau proses pemadaman dan pendinginan di wilayah hukum Polres Dumai.
Kedatangan Kapolda Riau bersama rombongan menjadi sinyal tegas bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat, terukur, dan tanpa kompromi. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Riau, di antaranya Prabowo Santoso, Ade Kuncoro Ridwan, serta Nasrudin.
Setibanya di Dumai, rombongan disambut langsung oleh Walikota Paisal bersama Wakil Wali Kota Sugiarto, serta unsur Forkopimda lainnya, termasuk Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang dan Dandim 0320 Dumai Herman Santoso.
Sekira pukul 12.06 WIB, Kapolda Riau meninjau langsung lokasi karhutla yang berada di sekitar kawasan permukiman Althaf Regency, Jalan Arifin Ahmad, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur. Di lokasi tersebut, Kapolda melihat langsung kondisi lahan yang masih berpotensi menimbulkan asap, sekaligus memastikan proses pendinginan berjalan optimal.
“Penanganan karhutla tidak boleh setengah-setengah. Saya minta seluruh personel dan instansi terkait terus melakukan pendinginan secara maksimal agar tidak muncul kembali titik api,” tegas Herry Heryawan di sela peninjauan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla. “Sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni hingga pihak perusahaan harus terus diperkuat. Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi karhutla,” tambahnya.
Usai peninjauan lapangan, Kapolda bersama Pemerintah Kota Dumai dan instansi terkait melaksanakan analisa dan evaluasi di Posko Karhutla Polres Dumai. Dalam rapat tersebut, ditekankan pentingnya langkah cepat, terpadu, dan berkelanjutan guna mencegah munculnya kembali titik api.
Sekira pukul 12.45 WIB, rombongan bergerak menuju Bandara Pinang Kampai dan selanjutnya pada pukul 12.55 WIB melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju Pulau Rupat untuk agenda lanjutan pemantauan wilayah rawan karhutla.
Kunjungan kerja ini tidak hanya menjadi bentuk pengawasan langsung, tetapi juga memberikan suntikan semangat bagi personel gabungan di lapangan. Kehadiran pimpinan di tengah situasi penanganan karhutla dinilai mampu memperkuat motivasi serta memastikan seluruh unsur bekerja maksimal.
Selain itu, kegiatan ini turut mempererat sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, hingga pihak perusahaan dalam menghadapi ancaman karhutla yang masih berpotensi terjadi.
Dari hasil peninjauan, diketahui bahwa secara umum kesiapan personel dan sarana prasarana penanggulangan karhutla di Kota Dumai berada dalam kondisi siap. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah titik lahan yang berpotensi memunculkan asap, sehingga diperlukan upaya pendinginan lanjutan secara intensif agar api tidak kembali muncul.
Dengan langkah tegas dan koordinasi yang solid, diharapkan penanganan karhutla di Dumai dapat segera tuntas, sekaligus meminimalisir dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.**
Share
Komentar






