• Home
  • Kampar
  • Goa Tanah Bedengung ini Hanya Ada di Riau
Minggu, 20 Desember 2015 09:25:00

Goa Tanah Bedengung ini Hanya Ada di Riau

viva.co.id
Goa Tanah Bedengung yang Tersembunyi di Riau.

KAMPAR- Riau memiliki banyak potensi wisata baik sejarah, budaya maupun alam. Sebut saja Candi Muara Takus atau Bono dan Bakar Tongkang yang sudah mendunia. Potensi ini tentu menjadi daya tarik tersendiri untuk menarik wisatan datang ke negeri berjuluk Lancang Kuning ini.

Salah satu wisata yang patut dikunjungi jika datang ke Riau adalah Goa Tanah Bedengung. Goa tersebut persisnya terletak di Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu. Biasanya pengunjung akan datang untuk menguji adrenalin berpetualang dalam kegiatan susur goa atau caving.

Goa ini akan mengeluarkan suara berdengung saat pengunjung menginjak permukaannya. Itulah mengapa tempat wisata ini mendapat julukan Goa Tanah Bedengung. Konon dahulu goa ini dipercaya menjadi tempat para tetua adat saat menggelar musyawarah. Bagimana keindahannya? Mari menelusuri keindahan Goa Tanah Bedengung di Riau.

Goa ini bisa dicapai melalui perjalanan dari Pekanbaru yang merupakan Ibukota Provinsi Riau. Biasanya membutuhkan waktu 2-3 jam untuk bisa sampai ke Desa Tanjung di Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kampar. Perjalanan bisa dicapai melalui sepeda motor atau mobil.

Sepanjang perjalanan kita akan disuguhkan dengan pemandangan persawahan, sungai dan perkebunan warga. Perjalanan tidak hanya sampai disitu, karena pengunjung harus menyebrangi sungai dengan menggunakan rakit.

Itulah mengapa, spot wisata ini sangat cocok bagi anda pecinta alam. Karena setelah perjalanan menggunakan rakit tersebut, perjalanan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar dua jam. Tidak heran jika yang banyak datang ke sini adalah mahasiswa pecinta alam, atau mereka yang menyukai petualangan.

Namun lelahnya perjalanan akan terbayar jika sudah sampai ke lokasi. Goa yang terdiri dari struktur batuan kapur ini memiliki ruangan luas tersaji di dalamnya. Ada sebuah lorong dengan jalan bercabang mengarah ke kiri dan ke kanan. Tidak lupa suara kelelawar yang menjadi hewan mamalia khas penunggu goa juga terdengar.

Bila tanpa peralatan caving (susur goa), goa ini bisa disusuri hingga 100 meter ke dalam. Namun jika dengan peralatan lengkap maka akan bisa ditelusuri lebih jauh lagi. Di dalam goa juga terdapat batu berbentuk kursi. Batu tersebut merupakan tempat duduk tetua-tetua ketika menggelar musyawarah.

Tak ada yang tahu siapa yang memberi nama goa ini. Tapi yang jelas, masyarakat di sini mengenalnya dengan Goa Tanah Bedengung. Suara berdengung akan terdengar saat kita menginjak permukaan goa ini.

Sementara itu disisi kiri goa ini terdapat lorong panjang. Cocok sekali dijadikan sebagai destinasi wisata petualangan. Di tempat ini pengunjung, bisa melakukan kegiatan susur goa atau caving. Namun, harus ditunjang peralatan caving yang lengkap. Mulai dari alat penerangan, helm, sepatu hingga pengaman lainnya.

Perhatian pemerintah daerah juga sangat penting agar memberikan perhatian lebih kepada potensi wisata alam ini.(viva)

Share
Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Jelang Hari H, Panitia Gencar Tuntaskan Persiapan Pekan Raya Biologi 2023

    Koordinator Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Riau, Dr. Sri Wulandari, M.Si mendukung penuh kegiatan PRB 2023 ini sebagai ajang unjuk kemampuan akademik dan kreativitas
  • 3 minggu lalu

    Kajati Riau dan Ketua PWNU Riau jadi Saksi Proses Ikrar Masuk Islam

    Hadir pada Proses ikrar tersebut Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Akmal Abbas, SH., MH dan seluruh Jamaah Masjid Al Mizan.
  • 2 bulan lalu

    Wakajati Riau Terima Kunjungan Siswa SMA N 4 Kandis

    Dalam kunjungan Kegiatan Belajar Diluar Kelas di Kejaksaan Tinggi Riau, Siswa/i SMA Negeri 4 Kandis Hukum mengikuti Sosialisasi mengenai Hukum Acara Pidana dan juga mengenai Hukum
  • 2 bulan lalu

    Tersangka Dugaan Tipikor Pembangunan Ruang RSUD Bangkinang Dilimpahkan ke JPU

    Penanganan perkara tersebut dilakukan Tim Penyidik pada Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Sejauh ini, Korps Adhyaksa itu telah menetapkan 6 orang tersan
  • Komentar
    Copyright © 2023 . All Rights Reserved.