• Home
  • Kampar
  • Pemkab Kampar Merancang Peraturan Sita Lahan Terlantar
Kamis, 10 September 2015 19:40:00

Pemkab Kampar Merancang Peraturan Sita Lahan Terlantar

KAMPAR- Bupati Kampar Jefry Noer akan membuat peraturan daerah penyitaan lahan terlantar dan terbakar sehingga menghasilkan polusi asap.

"Sesuai dengan amanat undang-undang tentang agraria, seharusnya tanah yang dimiliki itu dikelola dan dijaga. Jangan diterlantarkan begitu saja hingga akhirnya terbakar," kata Jefry, Rabu (9/9).

Ia mengatakan, selama ini lahan yang terbakar di Kampar atau daerah lainnya di Riau adalah lahan-lahan tidur milik masyarakat maupun perusahaan yang tidak dijaga atau tidak dikelola.

Setelah terbakar, lanjut dia, pemiliknya kemudian "menghilang", lari dari tanggung jawab dan sepantasnya lahan tersebut disita untuk negara.

"Untuk menjalankan hal tersebut, nanti akan dibentuk peraturan daerah. Jadi perangkat desa dan pihak kecamatan segera melakukan pendataan atas lahan tarbakar di daerahnya masing-masing," katanya.

Menurut Jefry, untuk mengatasi persoalan kebakaran lahan dan polusi asap yang terjadi sepanjang belasan tahun ini harus dengan ketegasan.

Tidak ada lagi toleransi, demikian Jefry, baik itu masyarakat maupun perusahaan harus diberikan sanksi tegas jika lahannya terbakar, terlebih sengaja dibakar.

Peristiwa kebakaran hutan dan bencana kabut asap telah melanda sejumlah wilayah kabupaten/kota di Riau sejak beberapa bulan terakhir.

Menurut laporan dari instansi resmi, telah ribuan hektare lahan yang rata-rata merupakan rawa gambut terbakar hingga menghasilkan polusi asap pekat.

Bencana itu kemudian mengganggu berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi dan kesehatan secara massal. (mcr)

Share
Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Cegah Stunting, Mahasiswa KKN UNRI Sosialisasi GEMARI

    Ketua KKN, M. Fauzan menambahan sosialisasi ini dilaksanakan untuk mencegah stunting dan kekurangan gizi anak dengan manfaat potensi hasil sungai kampar yang mengelilingi desa ters
  • 11 bulan lalu

    Kapolda Riau Langsung Minta Propam Dalami Soal Spanduk Kapolres Kampar

    Untuk proses selanjutnya, Sunarto mengatakan kewenangan sepenuhnya diserahkan kepada Propam Polda Riau.
  • 12 bulan lalu

    Usai Diperiksa 10 Jam, Saksi Kasus Korupsi RSUD Bangkinang jadi Tersangka

    Buronan Kejaksaan Tinggi Riau ini akhirnya menjalani sejumlah pemeriksaan hingga pihak Kejaksaan menjebloskannya ke penjara.
  • 3 tahun lalu

    Guna Merawat Produk, Tim Pengabdian UNRI Laksanakan Sosialisasi Fiksasi Eco Print

    Penyampaian materi ini melalui platform daring yaitu Google meet. Tujuan dilaksanakan fiksasieco printing ini adalah untuk merawat produk eco print yang sudah dibuat sebelumnya aga
  • Komentar
    Copyright © 2023 . All Rights Reserved.