• Home
  • Dumai
  • Erwin Himbau Guru Pilih Gubri yang Peduli Kesejahteraan Tenaga Pendidik
Jumat, 28 Juli 2017 14:43:00

Erwin Himbau Guru Pilih Gubri yang Peduli Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Erwin Sitompul, Ketua Forum Silaturahmi Guru Bantu Provinsi Riau.

DUMAI, Globalriau - Pesta demokrasi pemilihan Gubernur Riau 2018 mendatang menjadi harapan baru bagi tenaga pendidik dibawah naungan provinsi, khususnya guru DIKMEN. Pasalnya, tahun 2017 terjadi penurunan tunjangan yang sangat drastis dari tahun-tahun sebelumnya.

Oleh sebab itu, untuk periode mendatang seluruh tenaga pengajar dihimbau memilih gubernur yang peduli terhadap kesejahteraan guru, baik DIKMEN, DIKDAS, maupun yang sudah berstatus PNS.

Pendiri Forum Silaturahmi Guru Bantu Provinsi (FSGBP) Riau, Erwin Brusli Rodimanrt Sitompul.S.Pd, kepada pers Jumat (28/07/2017) mengungkapkan berbagai keluhan tenaga pendidik yang diterimanya baik melalui pesan singkat (SMS) maupun via telephone seluler.

"Banyak guru mengeluhkan penurunan tunjangan, baik itu guru bantu Provinsi, hingga PNS juga mengeluhkan hal yang sama tahun ini." ujarnya.

Dijelaskan pengamat pendiikan tersebut, bahwa terjadi perbedaan antara gaji DIKDAS dan DIKMEN. Dimana sebelumnya penerimaan mereka sama di seluruh kabupaten/kota se Riau.

Tahun ini lanjutnya, terjadi perbedaan antara gaji DIKDAS yang menerima sebesar Rp2 juta rupiah. sementara DIKMEN, Rp2.180.000 rupiah.

Perbedaaan yang begitu signifikan menjadi gejolak ditengah tenaga pendidikm, mereka menilai ada anak tiri dan anak kandung sehingga penerimaan mereka dibeda-bedakan meskipun sumber gaji sama-sama dari provinsi.

"Pemprov Riau tidak perhatian terhadap nasib guru bantu Provinsi, PNS dan lainnya. Kami Menilai adanya pilih kasih. Antara sesama guru bantu tetapi gaji berbeda baik DIKDAS, DIKMEN, namun untuk honor komite  justru terjadi peningkatan yang drastis," jelasnya.

Penurunan yang sangat signifikat justru terjadi pada tenaga pendidik yang sudah berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Sejak peralihan dari kabupaten/kota ke provinsi untuk golongan 3 dan 4 terjadi penurunan tunjangan.

"PNS yang golongan 3, saat masih menjadi beban daerah dahulu menerima tunjangan Rp3 juta rupiah.. Namun tahun ini sejak jadi beban provinsi turun menjadi Rp1.600.000." sebut Erwin.

Lanjutnya, Kepsek juga mendapati hal yang sama, dimana tunjangan saat menjadi beban kabupaten/kota menerima tunjangan Rp4 juta rupiah. Namun sejak pindah beban ke provinsi turun menjadi Rp1.900.000.

"Pengawas juga demikian, tunjangan yang diperoleh saat menjadi beban kabupaten/kota mereka menerima Rp4 juta rupiah untuk golongan 3, dan Rp5 juta rupiah untuk golongan 4. Namun tahun ini sejak menjadi beban provinsi, untuk golongan 3 hanya menerima tunjangan Rp1.600.000 sedangkan golongan 4 menerima Rp1.900.000." ungkapnya.

Hampir semua guru yang jumlahnya mencapai ribuan meminta untuk kembali  menjadi beban kabupaten/kota. Karena penurunan yang begitu drastis di Provinsi.

"Seharusnya begitu menjadi beban Provinsi hendaknya bertambah atau sama minimal tunjangan yang diterima tenaga pendidik. Namun dengan kondisi seperti ini para pengajar tersebut banyak yang mengeluh dan kecewa terhadap pemprov." kata Erwin.(egy)

Share
Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Aktivis Pendidikan Minta Gaji Guru Bantu Riau Jenjang Dikdas Dibayar Sebelum Ramadhan

    Hal ini harusnya menjadi perhatian serius oleh pemerintah khususnya pemerintah Provinsi Riau. Demikian diungkapkan aktivis pendidikan Riau, Erwin Rodimart Sitompul S.Pd kepada medi
  • 6 tahun lalu

    Miris Lalui Pandemi dan Ramadhan, 500 Lebih Guru Bantu di Kuansing Belum Gajian Sejak Januari

    Dijelaskan Erwin, disejumlah daerah lain di Riau baru saja membayarkan gaji guru bantu jenjang Dikdas beberapa hari lalu.
  • 6 tahun lalu

    Ditengah Isu Covid-19, Guru Honor Dumai Tiga Bulan Belum Digaji

    Ditengah isu virus corona saat sekarang, dimana tidak ada kegiatan belajar mengajar secara langsung dan bahkan warga diminta untuk tetap dirumah saja sementara hak yang harus merek
  • 6 tahun lalu

    Ironis, Gaji Guru Bantu 12 Kabupaten dan Kota di Riau Belum Dibayar Sejak Januari

    Menanggapi hal itu, Ketua Forum Silaturahmi Guru Bantu Riau, Erwin Rodimart Sitompul,S.Pd kepada media mendesak agar pemerintah Riau segera mengeluarkan hak para guru yang seharusn
  • Komentar
    Copyright © 2026 . All Rights Reserved.
      zetaglobal.net, 891, RESELLER amxrtb.com, 105199731, RESELLER video.unrulymedia.com, 703273072, RESELLER appnexus.com,15941,RESELLER lijit.com, 349013, DIRECT, fafdf38b16bf6b2b onetag.com, 7cd9d7c7c13ff36, DIRECT improvedigital.com, 1944, RESELLER amxrtb.com, 105199704, DIRECT pubmatic.com, 161673, RESELLER, 5d62403b186f2ace pubmatic.com, 161674, RESELLER, 5d62403b186f2ace sonobi.com, 4dd284a06a, RESELLER, d1a215d9eb5aee9e video.unrulymedia.com, 926913262, RESELLER smartadserver.com, 4577, RESELLER, 060d053dcf45cbf3 33across.com, 0013300001hSPhhAAG, DIRECT, bbea06d9c4d2853c mobupps.com, c74d97b01eae257e44aa9d5bade97baf33148, RESELLER adasta.it, 176, RESELLER screencore.io, 292, DIRECT