Kamis, 08 Oktober 2026 22:23:00
Kelurahan Basilam Baru Wakili Dumai dalam Penjaringan Kelurahan Berprestasi 2026
DUMAI – Pemerintah Kota Dumai terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan dan inovasi pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan. Komitmen tersebut tercermin melalui keikutsertaan Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, dalam tahapan pemaparan dan wawancara Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.
Wali Kota Dumai, H. Paisal, bersama Ketua TP PKK Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini, mengikuti kegiatan tersebut secara daring dari Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Rabu (7/10/2026). Tahapan ini merupakan bagian dari proses evaluasi dan apresiasi pemerintah pusat terhadap desa dan kelurahan yang dinilai memiliki kinerja, inovasi, serta program pemberdayaan masyarakat.
Penjaringan yang diselenggarakan melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri tersebut menjadi sarana untuk melihat berbagai praktik baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pengembangan potensi wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bagi Kota Dumai, kesempatan ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan inovasi dan potensi unggulan yang dikembangkan di tingkat kelurahan.
Dalam tahapan tersebut, Kelurahan Basilam Baru menjadi perwakilan Kota Dumai untuk memaparkan berbagai program unggulan, inovasi pelayanan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekonomi lokal. Lurah Basilam Baru, Arianto Nasution, mendapat waktu selama 15 menit untuk menjelaskan capaian dan potensi wilayahnya di hadapan Tim Penilai Kementerian Dalam Negeri.
Pemaparan tersebut menitikberatkan pada upaya mengoptimalkan potensi wilayah melalui keterlibatan aktif masyarakat dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah kelurahan. Pendekatan ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.
Lurah Basilam Baru, Arianto Nasution, menjelaskan bahwa program tematik yang dikembangkan di wilayahnya tidak hanya berorientasi pada pemberdayaan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
“Program tematik yang kami miliki memiliki nilai ekonomi dan dapat memberikan sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat melalui pemberdayaan. Kami juga memiliki kerja sama dengan perusahaan dalam mendukung berbagai program yang telah kami jalankan,” jelas Arianto.
Sementara itu, Wali Kota Dumai, H. Paisal, menyampaikan bahwa Basilam Baru memiliki karakteristik wilayah yang didominasi kawasan perkebunan. Kondisi tersebut merupakan potensi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan untuk memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita melihat Basilam Baru memiliki potensi yang cukup besar, khususnya dari sektor perkebunan dan pemberdayaan masyarakat. Potensi tersebut harus terus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Paisal.
Menurutnya, pengembangan potensi wilayah perlu didukung oleh inovasi pemerintahan, partisipasi masyarakat, serta kolaborasi yang berkesinambungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi lokal dapat menjadi kekuatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Keikutsertaan Kelurahan Basilam Baru dalam tahapan pemaparan dan wawancara ini juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan, sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Berbagai inovasi yang dipaparkan diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan pemerintahan kelurahan yang lebih responsif dan berorientasi pada kebutuhan warga.
Melalui partisipasi ini, Pemerintah Kota Dumai berharap Kelurahan Basilam Baru dapat memperkenalkan potensi unggulan daerah secara lebih luas sekaligus mendorong semangat inovasi di seluruh kelurahan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Dumai dalam mewujudkan pemerintahan yang berkualitas, masyarakat yang berdaya, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Infotorial)
Share
Berita Terkait
Dinkes Dumai Gelar AMPSR Triwulan III, Evaluasi 11 Kasus Kematian Ibu dan Perinatal
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful, MKM, tersebut menjadi forum evaluasi bagi para pelaku pelayanan kesehatan untuk menelaah penyebab
Dinkes Dumai Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
Dalam FGD tersebut, sejumlah kesepakatan dirumuskan sebagai tindak lanjut. Di antaranya memperkuat pengelolaan data dan pemantauan intensif ibu hamil risiko tinggi oleh bidan kelur
Dinkes Dumai Perkuat Pelayanan Kesehatan Warga Binaan Rutan Kelas IIB
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan warga binaan memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, sekaligus mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan selam
Kemenkes Supervisi Tracing TB Terintegrasi CKG di Dumai, Apresiasi Kinerja Tenaga Kesehatan
Rombongan Kemenkes yang dipimpin Direktorat PM Ditjen P2, Totok Haryanto, SKM., M.Kes., didampingi Bidang P2 Dinas Kesehatan Provinsi Riau, disambut langsung Kepala Dinas Kesehatan
Komentar






