• Home
  • Pekanbaru
  • Kajati Riau Sampaikan Tausiyah Ba'da Sholat Dzuhur di Hadapan Jajaran
Kamis, 27 Oktober 2022 15:07:00

Kajati Riau Sampaikan Tausiyah Ba'da Sholat Dzuhur di Hadapan Jajaran

Istimewa.
Kajati Riau, Dr. Supardi menyampaikan tausiyah ba'da sholat dzuhur di Masjid Al Mizan dihadiri pejabat dan staaf Kejati, Kamis (27/10/2022).
PEKANBARU - Kamis (27/10/2022) sekira pukul 12.30 WIB bertempat di Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau, sebagaimana biasanya dilaksanakan rutinitas Tausiyah Ba’da Dzuhur di Kejaksaan Tinggi Riau, kali ini yang menjadi penceramah adalah Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Supardi. Orang nomor satu di Kejati ini mengangkat tema "Menyempurnakan Shalat".
 
 
Tausiyah yang disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr. Supardi tersebut, diikuti oleh pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau beserta staf.
 
Dalam pemaparannya, Kepala Kejakasaan Tinggi Riau Dr. Supardi menyampaikan, riwayat dari Sayyidina Anas Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda,“Barangsiapa shalat lima kali pada waktunya dan menyempurnakan wudhunya, dan menyempurnakan khusu’nya, rukuknya, dan sujudnya maka shalat seperti ini menjadi putih lagi bersinar dan shalat itu akan berdo'a. "Semoga Allah SWT menjagamu sebagaimana engkau menjagaku.' Dan barangsiapa shalat tidak pada waktunya, tidak menyempurnakan diantaranya maka shalat seperti ini menjadi hitam lagi gelap, dan shalat itu akan berdoa keburukan, "Semoga Allah SWT menyia-nyiakanmu sebagaimana kamu telah menyia-nyiakanku.' Sehingga jika shalat itu telah sampai di tempat yang dikehendaki oleh Allah SWT, shalat itu akan dilipat seperti kain buruk, lalu dilemparkan ke muka orang yang shalat tersebut.” (HR. Thabrani, dari Kitab At-Targhib)
 
"Maka dari hadits tersebut, penting bagi kita untuk tuma'ninah (menyempurnakan) shalat dengan memaknai setiap bacaan shalat kita, membayangkan kebesaran Allah SWT serta tenang dalam melaksanakan shalat tanpa tergesa-gesa," jelasnya.
 
Tidak hanya pada shalat wajib saja, dia menambahkan hal itu dapat diterapkan pada amalan shalat sunnah seperti shalat dhuha, shalat rawatib, shalat taubat dan shalat sunnah lainnya.
 
"Jika kita sudah terbiasa mengerjakan amalan sunnah ini secara istiqamah maka kita sudah terbiasa sehingga ini menjadi suatu peningkatan ibadah kepada Allah SWT," lanjutnya.
 
Selanjutnya Dr. Supardi menyampaikan dari Sayyidina Imran bin Hushain Radhiyallahu ‘anhuma berkata “Rasulullah SAW ditanya mengenai firman Allah SWT yaitu ‘Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.’ Nabi Muhammad SAW bersabda ‘Barangsiapa yang shalatnya tidak dapat mencegahnya dari perbuatan keji dan mungkar, itu bukanlah shalat (yang sempurna).” (HR. Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Mardawih, dari kitab Durrul Mantsur). Dari hadist ini, Dr. Supardi menyampaikan jika seseorang masih mengerjakan shalat namun masih melakukan perbuatan buruk maka ada yang salah dengan shalatnya.
 
Kasi Pienkum Kejati Riau, Bambang Heripurwanto, SH, MH menjelaskan, dengan dilaksanakan Tausiyah Ba’da Dzuhur ini diharapkan pegawai Kejaksaan Tinggi Riau dapat terus memperbaiki kualitas ibadah dengan melaksanakan shalat secara sempurna.
 
"Ketika akan melaksanakan shalat hendaknya kita dapat khyusu’ dan tuma’ninah (sempurna) dalam mengerjakannya sehingga kita dapat terhindar dari perbuatan keji dan mungkar," terangnya.
 
"Kegiatan rutin Tausiyah Ba’da Dzuhur di Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi Riau ini mengikuti secara ketat protokol kesehatan (prokes)," tambahnya.**
Share
Berita Terkait
  • 4 jam lalu

    PT KPI RU Dumai Gelar Gotong Royong Peringati Bulan K3 Nasional dan HUT Satpam Ke-42

    Kegiatan sosial ini dimulai dengan pemberian arahan oleh Manager HSSE kepada seluruh satpam yang hadir, dan diteruskan dengan penyerahan peralatan kebersihan oleh PY KPI RU Dumai k
  • 6 jam lalu

    Inspeksi Umum, Asisten Pengawas Kejati Riau Laksanakan Kunker ke Kejari Dumai

    Kemudian masing-masing Pemeriksa melakukan pemeriksaan sesuai dengan bidangnya, dan selanjutnya kegiatan ditutup dengan penyampaian hasil pemeriksaan kepada Kajari,
  • kemarin

    BAGAIMANAKAH SISTEM PELAYANAN PUBLIK NEGARA KITA DI ERA DIGITAL SEKARANG, APAKAH SUDAH SESUAI DENGAN YANG DIHARAPAKAN?

    Cita-cita good governance di Indonesia hanya bisa terwujud apabila semua lapisan ikut bekerja. Tak hanya pemerintah yang memfasilitasinya lewat E-goverment dan smart city,
  • kemarin

    Setelah Sambangi Dua Pesantren, Kejari Dumai Kembali Laksanakan Program JMS di SMA Negeri 2

    Dalam kegiatan JMS, selain menjelaskan mengenai tugas dan fungsi Kejaksaan RI, Abu Nawas, SH., MH menyampaikan kepada para pelajar tentang perundungan, penyalahgunaan narkotika, t
  • Komentar
    Copyright © 2023 . All Rights Reserved.