Selasa, 17 Mei 2022 19:23:00
Sakit Hati Masalah Sepak Bola Pelaku Tikam Polisi di Pekanbaru
PEKANBARU - IR (26) pelaku penikaman seorang polisi di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, ternyata mengalami gangguan jiwa. Pelaku dan korban saling kenal dalam klub sepak bola.
Motifnya pelaku merasa tidak senang dengan korban yang juga sebagai pelatih sepak bola lantaran tidak diikutkan dalam pertandingan.
"Pelaku mengalami gangguan jiwa, pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Pekanbaru," ujar Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Henky Poerwanto Selasa (17/5).
Henky mengatakan, terkait adanya gangguan psikologis terhadap pelaku merupakan masa lalu, polisi tetap mendalami kasusnya.
"Gangguan psikolpgis berat itu hanya masa lalu, karena tidak kami jadikan serta-merta acuan untuk kasus saat ini. Kami akan meminta observasi update tentang IR," jelasnya.
Menurut Henky, untuk motif pelaku IR karena sakit hati karena tidak diturunkan pada pertandingan sepak bola. Lucunya, masalah antara pelaku dengan korban itu sudah berlalu dua tahun lalu.
"Korban sakit hati karena tidak dimainkan pada saat turnamen sepak bola. Selain itu korban kerap dikucilkan oleh teman-teman satu tim sepak bola," ucapnya.
Saat ini, kondisi korban sudah mulai membaik dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Sebab, luka tikaman tidak terlalu membahayakan korban.
"Alhamdulillah kondisi korban tidak apa-apa. Saat itu langsung dibawa ke RS Bhayangkara dan boleh pulang sore itu juga," katanya.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebuah pisau yang dibawa pelaku dari rumahnya. Diamankan pula sepeda motor yang digunakan pelaku dengan nomor polisi BM 6430 JA milik orang tuanya.
Akibat perbuatannya, IR dijerat pasal 340 Jo 53 atau pasal 338 dan Jo pasal 53. Kepolisian akan melakukan observasi ke RSJ dan mengirimkan berkas perkara ke JPU.(mdk)
Share
Berita Terkait
HUT ke-13 PT Pelabuhan Dumai Berseri, Sunat Massal Gratis Digelar di 12 Kelurahan
Wali Kota Dumai, Paisal, mengapresiasi konsistensi PT Pelabuhan Dumai Berseri dalam menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Jalan Sungai Rawa Terus Makan Korban, Tokoh Masyarakat Desak PT Ekasapta Paramita Energi Bertanggung Jawab
Pernyataan tersebut menjadi harapan baru bagi warga. Namun, pengalaman selama ini mengajarkan bahwa janji tanpa tindakan hanya akan menjadi daftar panjang komitmen yang terlupakan.
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Berhasil Kumpulkan 600 Kantong Darah dari 2 Area Operasi
Secara keseluruhan, kegiatan Donor Darah dan Pemeriksaan VCT berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai rencana. Sebelum dilakukan donor, seluruh peserta yang telah mendaftar juga di
Apical Perkuat Komitmen Bangun Masyarakat Berkelanjutan Lewat Program Ekonomi, Pendidikan, dan Lingkungan
Komitmen di bidang pendidikan turut diwujudkan melalui penyaluran ratusan buku bacaan kepada SD Negeri 05 Kelurahan Lubuk Gaung pada April 2026. Bantuan tersebut diharapkan mampu m
Komentar






