• Home
  • Pekanbaru
  • Titipan Tak Diakomodir, Kepsek SMA N 5 Pekanbaru "Diteror" Oknum Wartawan
Jumat, 19 Agustus 2022 12:12:00

Titipan Tak Diakomodir, Kepsek SMA N 5 Pekanbaru "Diteror" Oknum Wartawan

Aktivis pendidikan Riau Erwin Sitompul,S.Pd bersama kepala sekolah SMA N 5 Pekanbaru, Emi Gurita.
PEKANBARU - Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah lama usai dilaksanakan. Namun sejumlah pihak masih berupaya menitipkan anak sekolah dengan cara-cara "menteror" pihak sekolah.
 
 
Hal demikian dialami Kepsek SMA N 5 Kota Pekanbaru Emi Gurita belum lama ini. Dia menuturkan belakangan dirinya merasa ditekan oleh Ismail oknum yang mengaku pemimpin redaksi media riauinvestigasi.com.
 
"Awalnya pihak sekolah sudah bantu satu anak titipan dia. Sekarang minta bantu 1 lagi, saya tidak mau lalu dia kecewa dan menekan saya. Lalu tiba-tiba melakukan konfirmasi untuk memberitakan persoalan PPDB yang sudah lama usai," ujarnya.
 
Dia menambahkan pihak sekolah tidak dapat mengakomodir penambahan siswa didik baru. Pasalnya proses PPDB sudah selesai dan belajar mengajar sudah lama berjalan.
 
"Tidak ada kewenangan kami untuk penambahan siswa didik baru saat ini, namun yang bersangkutan memaksa permintaannya harus diakomodir," ungkapnya.
 
Menanggapi hal ini, aktivis pendidikan Riau Erwin Sitompul S.Pd angkat bicara. Dia menilai prilaku mengitimidasi dan menekan pihak sekolah karena titipan tidak masuk bukan prilaku seorang jurnalis. Hal itu kata dia jauh menyimpang dari kode etik jurnalistik.
 
"Dia memberitakan berdasarkan suka dan tidak suka. Karena kecewa lalu memberitakan persoalan disekolah, ini sudah salah niatnya. Harusnya jurnalis itu menjadi corong informasi yang independen dan tidak berpihak," jelas Erwin.
 
Erwin meminta pihak sekolah untuk tidak merespon permintaan orang-orang yang dinilai tidak tahu rasa terima kasih tersebut. Dia mengaku siap melakukan pendampingan jika permasalahan ini harus berlanjut kepada proses hukum.
 
"Orang yang tidak tau berterima kasih jangan pernah diacuhkan. Jika memang sudah sangat meresahkan dilaporkan saja," tegasnya.**
Share
Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Walikota Dumai Serahkan RLH Kepada Warga

    Sebelumnya pada Juni 2022 lalu dimulai tahap pertama program rumah layak huni ini, ditandai dengan kegiatan peletakkan batu pertama pembangunan di RT 01 Kelurahan Bumi Ayu Kecamata
  • 4 hari lalu

    Akui Masih Banyak Kekurangan, Wako Dumai: Kami Baru Bisa Susun APBD Tahun 2022 ini

    Kepada media, Johannes mengaku bahwa memang APBD yang bisa "dikuasai" oleh Walikota Paisal baru tahun 2022, oleh karena itu tahun ini mulai tampak program kerja dari penanganan ban
  • 5 hari lalu

    Walikota Dumai Pastikan Seleksi Penerimaan Tenaga Akutansi Profesional Tidak Ada Titipan

    Paisal menegaskan bahwa seleksi ini tidak ada titip titipan semua diseleksi secara profesional, karena pihaknya ingin mencari tenaga tenaga Akuntansi yang berkopeten.
  • 6 hari lalu

    Atasi Kemiskinan, Walikota Dumai Bakal Buka Gerai Baznas di DIC untuk Mempermudah Warga Bayar Zakat

    Komitmen pemerintah bersama Baznas saat ini dalam mengatasi kemiskinan akan diwujudkan dalam gerai yang akan dibuka di Dumai Islamic Centre (DIC) hal itu guna mempermudah masyaraka
  • Komentar
    Copyright © 2022 . All Rights Reserved.