• Home
  • Pekanbaru
  • Usung Smart City Madani, Pekanbaru Menuju Digitalisasi
Sabtu, 18 Juni 2022 23:04:00

Usung Smart City Madani, Pekanbaru Menuju Digitalisasi

Sumber : Riausky.com
Fly Over Kota Pekanbaru.
Siti Nurhayati
Mahasiswa Program Studi Administrasi Negara
Fakultas Ekonomi Dan Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
 
       Smart City disebut juga dengan “kota cerdas” yakni merupakan suatu visi pengembangan yang kreatif dan inovatif di bidang teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan masyarakat dalam komunitas setempat. Konsep Smart City yaitu menggunakan teknologi dan informasi untuk menggerakan roda kehidupan  dengan lebih efektif dan efisien dan bergerak mengikuti perkembangan zaman yang lebih modern dan bergerak mengikuti perkembangan zaman. Smart City  ini juga membantu masyarakat yang ada di dalam suatu kota dengan penerapan Smart City  mengelola sumber daya yang ada dengan efisien juga membertikan kemudahan dalam penyampaian inforamsi yang tepat kepada masyarakat atau lembaga dalam melakukan kegiatan ataupun mengantisipasi kejadian yang tidak terduga sebelumnya.
 
       Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, semua hal bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi yang terkoneksi secara online ke seluruh penjuru dunia  tentunya sangat memberikan kemudahan akses informasi yang tak terbatas dalam semua bidang. Hal inilah yang mendorong berbagai kota besar untuk berfikir mewujudkan kota cerdas, yakni yang akan memberikan kemudahan-kemudahan  kepada warganya seiring dengan pesatnya perkembangan zaman dan semakin majunya teknologi. Begitupun dengan pemerintah kota Pekanbaru yang tidak ketinggalan ikut berpartisipasi mewujudkan Smart City di Kota Pekanbaru, Riau.
 
       Sebagai salah satu kota besar di Provinsi Riau Pemerintah Kota Pekanbaru juga tidak mau kalah dengan kota-kota maju lainnya. Pemerintah Kota Perkanbaru juga menggagas Smart City guna menjadikan kota Pekabaru lebih maju dan dapat bersaing dengan kota-kota besar lainnya. Untuk mewujudkan  program Smart City ini Pemerintah Kota Pekanbaru mengusung Smart City Madani.
 
       Smart City Madani digagas oleh pemerintah kota Pekanbaru yang bertujuan membangun kota yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing. Dan dengan adanya penambahan kata “Madani” tersebut dimaksudkan agar dengan banyaknya perubahan-perubahan dan kemajuan digitalisasi, Pekanbaru masih menjadi kota yang menjunjung tinggi agama islam, serta masyarakatnya tetap menjadi masyarakat yang berperadaban islamiyah, yang berukhuwah islamiyah, serta yang bersiyasah islamiyah. Madani juga mendeskripsikan kondisi masyarakat yang ideal, serta menciptakan kota yang beriman, aman, nyaman, dan damai. Dengan tidak ketinggalan menerapkan 6 pilar sebagai indikator untuk mewujudkan konsep Smart City yaitu Smart Governance ( Tata kelola pemerintahan yang pintar), Smart People ( Penduduk yang pintar), Smart Environtment (Lingkungan yang pintar), Smart Economy ( Ekonomi yang pintar), Smart Mobility (Mobilitas yang pintar), dan Smart Living  (Kehidupan yang pintar).
 
       Pada salah satu pilar tersebut Good Governance  atau yang disebut dengan tata kelola pemerintahan dengan cara yang pintar merupakan salah satu pilar yang bertujuan untuk pemerintah daerah atau sebagai alat pemerintah daerah agar dapat menciptakan inovasi pelayanan publik agar dapat memberikan pelayanan transparan, akuntabel, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Penerapan Good Governance ini telah berhasil dilakukan seperti di Kecamatan Bukit Raya sebagai yang pertama kali mewujudkan E-Governance dan konsep Smart City Madani yang berada di kota Pekanbaru, Riau. Kecamatan Bukit Raya telah berhasil mengembangkan inovasi yakni yang tadinya masyarakat hanya bisa mengurus surat-surat dengan cara langsung tatap muka, sekarang bisa melalui sebuah aplikasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat dalam mengurus surat-surat, seperti surat permohonan izin membangun usaha dan lainnya. Dengan dibuatnya pelayanan publik berupa produk aplikasi seperti ini memudahkan masyarakat dalam pengurusan surat serta mendapatkan pelayanan yang efektif, efisien, dan transparan. Kemudian dilihat dari segi perekonomian regional, Pekanbaru sendiri telah berkontribusi dengan meraih peredaran uang terbesar di Indonesia di luar pulau Jawa berkat berbagai kegiatan jasa, perdagangan, dan industri (MICE dan manufaktur).
 
       Kemudia pada periode kedua pada tahun 2017-2022, visi yang diusung Firdaus dan Ayat sebagai wali kota Pekanbaru yakni mewujudkan progam Pekanbaru Smart City Madani. visi ini sebenarnya dapat terbilang sukses dijalankan. Atas beberapa program yang dirancang seperti JALITA (Jalan, Listrik, Air, Transportasi, dan Telekomunikasi) inovasi yang dibentuk ini dibentuk untuk meninjau serta mengatasi berbagai kendala masyarakat dalam hal jalan, listrik, air, tranportasi, dan telekomunikasi. Contohnya saja dibidang pembangunan jalan, jika ditinjau lebih lanjut begitu banyak pembangunan jalan yang sudah tercapai di Pekanbaru, baik dari pembukaan jalan yang baru, peningkatan atas jalan-jalan yang rusak, bahkan perkembangannya lebih baik dari itu dengan dibangunnya jalan Outer Ring Road  dan adapun program pembangunan jalan Flyover di Pekanbaru yang juga ingin direalisasaikan dalam program Smart City Madani ini.
 
       Kemudian tidak hanya jalan saja namun juga terhadap penyediaan air bersih, yang di tingkatkan menggunakan inovasi skema KPBU SPAM. Kemudian penanganan terhadap listrik-listrik yang dulunya sering terjadi mati listrik bergilir kini teratasi dengan pembangunan listrik PLTU/PLTG. Selanjutnya peningkatan juga terdapat dalam transportasi dengan penambahan jumlah armada Trans Metro Pekanbaru yang hanya berjumlah 20 unit, kini berjumlah 100 unit dan  terbilang lebih. Kemudian pada bidang telekomunikasi, yang mana sistem telekomunikasi di Pekanbaru ini dibuat universal atau secara menyeluruh tanpa ada kosong jaringan (Black spot). Pada indikator lainnya tidak kalah dalam segi peningkatan  seperti dilihat pada sector pendidikan, yang mana saat ini sudah banyak berdiri ratusan fasilitas pendidkan sekolah di kota Pekanbaru. Baik yang dibangun oleh pemerintah maupun yang swasta baik SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi.
 
       Tidak hanya dibidang pendidikan, pada bidang kesehatan pun tidak mau kalah majunya, sudah banyak berdiri rumah sakit di Pekanbaru baik Rumah Sakit Daerah ataupun Rumah Sakit Swasta serta klinik-klinik pun sudah sangat banyak, serta dibeberapa fasilitas-fasilitas yang memadai guna menunjang stabilitas dalam pengobatan pun telah sedikit banyak distabilakan dan diusahakan keberadaannya. Disamping itu beberapa Puskesmas pun telah di tingkatkan layanannya dari Puskesmas Rawat Jalan menjadi Puskesmas rawat Inap serta Puskesmas Wisata. Dengan bukti dari pencapaian tersebut lebih meningkatkan keberhasilan pemerintah daerah Pekanbaru yang telah mengusung ide Smart City Madani ini.
 
       Pencapaian tata kelola Kota Pekanbaru menuju kota modern ini pun tidak terlepas dari partisipasi masyarakat yang ikut serta. Sebab  peran masyarakat bisa dikatakan sebagai tonggak penting dalam kota Pekanbaru. Jika pemerintah yang bergerak sendiri tidak akan mampu menyukseskan program Smart City Madani ini, yang mana justru 6 indikator dalam pencapaian Smart City Madani membutuhkan partisipasi masyarakat yang lebih. Namun tidak terlepas dari segala keberhasilan tersebut, hambatan pun sering di dapatkan oleh pemerintah seperti kendala dalam hal anggaran, sarana prasarana, serta Sumber Daya Manusia yang kurang berkualitas. Namun terlepas dari hambatan itu dengan adanya program Smart City Madani ini cukup memudahkan dan membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang baik, dan menjadikan kota Pekanbaru salah satu kota terbaik di Indonesia.
 
Share
Berita Terkait
  • 15 jam lalu

    Program BERSERI, Polres Dumai Bakal Bedah Rumah Warga Kurang Mampu Setiap Bulan

    Adapun program Berseri adalah renovasi ataupun bedah rumah masyarakat yang tidak mampu dengan target 2 hingga 3 rumah setiap bulannya.
  • 2 hari lalu

    Bantah Isu Negatif, Kapolres Dumai; Anggota yang terbukti lakukan pidana pasti saya hukum

    Budi hanya menemukan kelalaian administrasi dalam dokumen pelayaran kapal tersebut dan menegaskan kepada nakhoda untuk melengkapi syarat sebelum memulai aktivitas di laut.
  • 3 hari lalu

    Lantik Sejumlah Staf Ahli, Begini Pesan Jaksa Agung ST Burhanuddin

    Dalam keterangan pers Kepuspenhum Dr Ketut Sumedana menjelaskan bahwa pelaksanaan pelantikan staf ahli oleh Jaksa Agung dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.
  • 3 hari lalu

    Pergantian nama RSUD Dumai kurang visioner, Analis masyarakat: ada point yang hilang

    Tanggapan yang mencolok pada diskusi ini muncul ketika Delyuzar syamsi memilih penggubahan nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat, hal tersbut dipilihnya karna melihat prinsip rumah
  • Komentar
    Copyright © 2022 . All Rights Reserved.